4 Bekal Diri Menyambut Bulan Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!

Jum'at, 13 Februari 2026 - 17:43 WIB
Supaya Ramadan yang kita hadapi lebih baik dari Ramadan tahun kemarin, maka harus ada persiapan, salah satunya melaksanakan puasa di bulan Syaban. Foto ilustrasi/ist
Persiapan dan bekal diri menjelang bulan suci Ramadan sangat penting kita perhatikan, agar ibadah kita di bulan suci tersebut bisa maksimal. Lantas apa saja persiapannya?

Ustaz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah, dalam kajian sunnah menyampaikan beberapa persiapan kaum muslim dalam menghadapi bulan suci Ramadan nanti. Berikut paparannya:

Menghadapi tamu istimewa seperti bulan suci Ramadan , kaum muslim harus mempunyai target. Target utamanya, adalah bulan Ramadan ini lebih baik daripada bulan Ramadan sebelumnya. Karena kalau Ramadan tahun ini sama saja dengan bulan Ramadan tahun lalu, maka kita termasuk orang-orang yang merugi atau tertipu. Maka Ramadan tahun ini harus lebih baik dari sebelumnya.

Al-Hasan bin Ali Radhiyallahu ‘Anhuma pernah berkata, “Barangsiapa yang hari-harinya di dunia sama; maka dialah orang yang tertipu. Barangsiapa yang hari ininya lebih baik dibanding keesokannya maka dialah orang yang merugi.”

Maka besok harus lebih baik daripada hari ini. Dan hari ini harus lebih baik daripada kemarin. Inilah target. Kalau kemarin salatnya telat, maka hari ini harus tepat waktu. Kalau kemarin seharian tidak membaca Al-Qur’an, maka hari ini harus membaca Al-Qur’an. Kalau kemarin seharian isinya marah-marah, maka hari ini harus sabar. Jadi setiap hari kita harus meningkatkan kualitas diri agar tidak termasuk dalam golongan merugi atau tertipu.

Baca juga: Jelang Berbuka Puasa adalah Waktu Mustajab Doa, Ini Amalannya!

Supaya Ramadan yang kita hadapi lebih baik dari Ramadan tahun kemarin, maka harus ada persiapan. Di antara bentuk persiapan Ramadan tersebut, yakni :

1. Melaksanakan puasa di bulan Syaban

Aisyah Radhiyallahu ‘Anha mengisahkan,

“فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ”


“Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam puasa sebulan penuh melainkan di Ramadhan. Dan aku tidak pernah melihatnya memperbanyak puasa melebihi bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!