Keutamaan, Niat dan Tata Cara Puasa Syawal, Simak Penjelasannya di Sini!

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:50 WIB
Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal , maka (pahalanya) seperti puasa setahun penuh. (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah) Foto ilustrasi/ist
Hari ini kita memasuki hari ke-2 bulan Syawal 1447 Hjriyah. Ada satu amalan yang ditekankan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam (SAW) di bulan ini. Sunnah di bulan Syawal bukan hanya menikah, tetapi berpuasa selama 6 hari.

Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan di bulan Syawal selama 6 hari sebagai penyempurna dari puasa di bulan Ramadan.

Keutamaan Puasa Sunnah Syawal:

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﺻَﺎﻡَ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ ﺛُﻢَّ ﺃَﺗْﺒَﻌَﻪُ ﺳِﺘًّﺎ ﻣِﻦْ ﺷَﻮَّﺍﻝٍ ﻛَﺎﻥَ ﻛَﺼِﻴَﺎﻡِ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮِ


"Barang siapa berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan puasa 6 (enam) hari di bulan Syawal , maka (pahalanya) seperti puasa setahun penuh." (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Kenapa Pahalanya Setahun Penuh? Mari kita lihat Hadits berikut, dari Tsauban bekas budak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ : مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا


"Barang siapa berpuasa 6 hari di bulan Syawal setelah Idulfitri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas 10 kebaikan semisal."

(HR. Ibnu Majah No. 1715)

Baca juga: Idulfitri, Awal Bulan Syawal dengan Beragam Nama Julukan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!