Silaturahmi Idulfitri, Amalan Pembuka Pintu Rezeki
Selasa, 24 Maret 2026 - 16:54 WIB
Artinya, "Kebersamaan adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah azab."
Syekh Abdurrauf Al-Munawi dalam kitabnya Faidhul Qadir menjelaskan, kebersamaan akan menghantarkan pada rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Kebersamaan menunjukkan citra Islam yang elegan, kerukunan, akhlak terpuji, ketakwaan, kebaikan dan menjunjung derajat kebaikan pendahulu.
Sebaliknya perpecahan dan permusuhan akan menghantarkan kepada azab Allah, karena mudah bagi setan untuk menebarkan kebencian, permusuhan dan menghantarkannya pada siksa neraka. Orang yang memutuskan tali silaturrahim, memutuskan jalinan persaudaraan, menebarkan permusuhan, tidak akan dapat merasakan surga Allah swt, sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya Shahih Muslim. Nabi saw bersabda:
Artinya, "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali persaudaraan." (HR. Muslim).
Dengan menjalin hubungan baik kepada sesama, seseorang diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, kebaikan, sehingga keberkahan rezeki dari Allah SWT terus mengalir.
Dari Abu Hurairah , dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Tidak ada yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah dengan sesuatu yang lebih baik daripada silaturahmi. Dan silaturahmi menghasilkan kasih sayang di antara keluarga dan meningkatkan rezeki." (HR Ahmad )
Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi, baik dengan keluarga maupun dengan orang lain.
Artinya, "Kebersamaan adalah rahmat, sedangkan perpecahan adalah azab."
Syekh Abdurrauf Al-Munawi dalam kitabnya Faidhul Qadir menjelaskan, kebersamaan akan menghantarkan pada rahmat dan kasih sayang Allah SWT. Kebersamaan menunjukkan citra Islam yang elegan, kerukunan, akhlak terpuji, ketakwaan, kebaikan dan menjunjung derajat kebaikan pendahulu.
Sebaliknya perpecahan dan permusuhan akan menghantarkan kepada azab Allah, karena mudah bagi setan untuk menebarkan kebencian, permusuhan dan menghantarkannya pada siksa neraka. Orang yang memutuskan tali silaturrahim, memutuskan jalinan persaudaraan, menebarkan permusuhan, tidak akan dapat merasakan surga Allah swt, sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitabnya Shahih Muslim. Nabi saw bersabda:
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ
Artinya, "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali persaudaraan." (HR. Muslim).
Lingkungan Penuh Kasih Sayang
Silaturahmi bukan hanya tentang hubungan keluarga, tapi juga tentang bagaimana menjaga hubungan baik dengan semua orang, termasuk teman, tetangga, dan masyarakat.Dengan menjalin hubungan baik kepada sesama, seseorang diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang, kebaikan, sehingga keberkahan rezeki dari Allah SWT terus mengalir.
Dari Abu Hurairah , dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Tidak ada yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah dengan sesuatu yang lebih baik daripada silaturahmi. Dan silaturahmi menghasilkan kasih sayang di antara keluarga dan meningkatkan rezeki." (HR Ahmad )
Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW menekankan pentingnya menjaga hubungan silaturahmi, baik dengan keluarga maupun dengan orang lain.
Lihat Juga :