Bulan Zulkaidah dalam Lintasan Sejarah: Keutamaan dan Peristiwa Pentingnya
Sabtu, 18 April 2026 - 05:15 WIB
Umat Islam akan segera memasuki bulan baru dalam kalender hijriyah yakni bulan Zulkaidah. Berdasarkan hitungan Kemenang 1 Zulkaidah 1447 hijriyah akan dimulai besok atau bertepatan dengan tanggal 19 April 2026. Foto ilustrasi/ist
Umat Islam akan segera memasuki bulan baru dalam kalender hijriyah yakni bulan Zulkaidah. Berdasarkan hitungan Kemenang 1 Zulkaidah 1447 hijriyah akan dimulai besok atau bertepatan dengan tanggal 19 April 2026.
Zulkaidah merupakan salah satu bulan haram yang dimuliakan (Al-Asyhurul Hurum). Dan di antara sebagian waktu yang Allah lebihkan keutamaannya atas sebagian waktu yang lain adalah bulan Zulkaidah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut keistimewaan bulan Zulkaidah:
Baca juga: 4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
Artinya: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab)." (QS at-Taubah ayat 36)
Artinya: "Musim haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi (ditentukan)." (QS al-Baqarah ayat 197).
Zulkaidah merupakan salah satu bulan haram yang dimuliakan (Al-Asyhurul Hurum). Dan di antara sebagian waktu yang Allah lebihkan keutamaannya atas sebagian waktu yang lain adalah bulan Zulkaidah. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut keistimewaan bulan Zulkaidah:
1. Zulkaidah adalah permulaan dari empat bulan yang dimuliakan (al-Asyhur al-Hurum).
Empat bulan haram atau empat bulan yang dimuliakan itu adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Disebut Zulkaidah disebabkan orang-orang Arab pada masa lalu tidak melakukan perang (qu'uud 'anil qitaal) di dalamnya.Baca juga: 4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ (سورة التوبة: ٣٦)
Artinya: "Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab)." (QS at-Taubah ayat 36)
2. Zulkaidah adalah satu di antara tiga bulan haji, yaitu Syawal, Zulkaidah dan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
Tidak sah ihram untuk haji pada selain waktu tersebut. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ (البقرة: ١٩٧)
Artinya: "Musim haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi (ditentukan)." (QS al-Baqarah ayat 197).
Lihat Juga :