Bacaan Niat Haji dan Tata Cara Pelaksanaannya yang Penting Diketahui

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:12 WIB
Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta'ala. Labbaik Allahumma labbaik, labbaik laa syarika laka labbaik, Innal hamda wan-ni'mata laka wal mulk, laa syarika lak.

Artinya: "Aku niat Haji dan berihram karena Allah Ta'ala. Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu, sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu."

Keutamaan Ibadah Haji

Dijelaskan dalam Hadis:

سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُو


"Nabi shallallahu 'alaihi wassallam ditanya, 'Amalan apa yang paling afdhol?' Beliau menjawab: "Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya." Ada yang bertanya lagi, 'Kemudian apa lagi?' Beliau menjawab, "Jihad di jalan Allah." Ada yang bertanya kembali, 'Kemudian apa lagi?' "Haji mabrur", jawab Nabi shallallahu 'alaihi wasallam." (HR Al-Bukhari)

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ


Artinya: "Dan Haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Baca juga: Mengenal Dam Haji : Pengertian, Jenis dan Tata Caranya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!