DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:52 WIB
“Alhamdulillah sampai hari ini pemberangkatan, persiapan di embarkasi, kegiatan di Madinah, kegiatan di Makkah sampai hari ini, semuanya berjalan sesuai dengan harapan kita,” katanya.

Irfan Yusuf menambahkan berbagai masukan dari DPR akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan jemaah pada musim haji berikutnya. “Tadi saya mendapatkan banyak masukan dari teman-teman DPR. Alhamdulillah ini sebagai bagian perbaikan pelayanan terbaik kita kepada jamaah haji kita,” katanya.

Jemaah haji Indonesia secara bertahap mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Padang Arafah pada 8 Zulhijah atau 25 Mei. Pergerakan dibagi menjadi tiga trip (pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 Waktu Arab Saudi) untuk bersiap melaksanakan puncak ibadah wukuf pada 9 Zulhijah atau 26 Mei.

Prosesi pergerakan dan persiapan ibadah Arafah memiliki beberapa panduan utama. Pertama, dari sisi Alur Pergerakan. Pendorongan jemaah diatur ketat oleh Kementerian Haji untuk mencegah penumpukan. Jemaah diimbau selalu mematuhi jadwal yang diberikan oleh petugas kloter atau sektor.

Kedua, Persiapan Fisik. Jemaah disarankan menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, dan makan teratur karena puncak ibadah membutuhkan ketahanan tubuh. Ketiga, Wukuf. Puncak ibadah haji berlangsung dengan berdiam diri, berdoa, dan merenung di Padang Arafah.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!