Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah

Minggu, 07 Juni 2026 - 22:06 WIB
Tabi'in, seorang jemaah haji Indonesia, mengaku berat meninggalkan Makkah karena tingginya kualitas pelayanan dari pihak penyelenggara.

"Wah, enak banget, Pak, kalau nggak mikirin rumah, nggak mau pulang saya," ujar Tabi'in penuh haru.

Kendati demikian, Tabi'in telah mempersiapkan fisik dan staminanya untuk mengejar rukun ibadah Arbain di Masjid Nabawi. Mayoritas jemaah menjadikan ziarah ke Raudhah dan menuntaskan salat 40 waktu sebagai target utama selama berada di Madinah.

Menyikapi semangat ibadah tersebut, Ihsan mengingatkan jemaah agar tidak lengah terhadap potensi dehidrasi. Ia meminta jemaah selalu bergerak dalam regu karena sistem tata letak hotel di Madinah sangat berbeda dengan Makkah.

"Khusus untuk di Madinah, itu tidak ada nomor hotel, tapi para jemaah harus mengingat-ingat nama hotelnya dan sektornya," tuturnya memberikan peringatan.

Otoritas Arab Saudi bersama pemerintah Indonesia juga telah mengunci kepastian hak akses ziarah bagi seluruh jemaah gelombang kedua. Akses masuk menuju Taman Surga Raudhah telah dijamin melalui sistem penjadwalan khusus yang terintegrasi.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!