Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:54 WIB
Dari Abu Qatadah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

وَصَوْمُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ


Artinya: "Dan berpuasa 'Asyura, sesungguhnya saya berharap kepada Allah, puasa ini menghapuskan dosa setahun sebelumnya." (HR Abu Dawud 2425, Ibnu Majah 1738)

3. Hari Paling Mulia Melaksanakan Puasa Sunnah

Hari Asyura adalah hari dimana Allah Ta'ala membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, katanya:

قدم النبي صلى الله عليه وسلم المدينة فرأى اليهود تصوم عاشوراء. فقال: ” ما هذا؟ ” قالوا: يوم صالح، نجى الله فيه موسى وبني السرائيل من عدوهم، فصامه موسى فقال صلى الله عليه وسلم: ” أنا أحق بموسى منكم ” فصامه، وأمر بصيامه


Artinya: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sampai di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa Asyura. Beliau bertanya: "Apa ini?" Mereka menjawab: "Ini hari baik, Allah telah menyelamatkan pada hari ini Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, maka Musa pun berpuasa." Maka, Nabi ﷺ bersabda: "Saya lebih berhak terhadap Musa dibanding kalian." Maka, beliau pun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa Asyura." (HR Muttafaq 'Alaih)

Kapan Pelaksanaannya?

Dai lulusan Sastra Arab Universitas Indonesia, Ustaz Farid Nu'man Hasan menjelaskan bahwa puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharam dan menambahnya sehari sebelumnya atau sesudahnya untuk menyelesihi puasa kaum Yahudi

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, katanya:

حِينَ صَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ


"Ketika Rasulullah ﷺ berpuasa pada hari Asyura dan beliau memerintahkan manusia untuk berpuasa pada hari itu, para sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani," Maka Nabi bersabda: "Jika datang tahun yang akan datang --Insya Allah-- kita akan berpuasa pada hari ke-9." Ibnu Abbas berkata: "Sebelum datangnya tahun yang akan datang, Rasulullah ﷺ telah wafat." (HR Muslim 1134 dan Abu Dawud 2445)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!