Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Kamis, 02 Juli 2026 - 05:15 WIB
Ada beberapa fakta unik tentang Maroko yang patut diketahui umat Islam, salah satunya ternyata negeri Islam di afrika ini melahirkan 6 tarekat terbesar di dunia. Foto ilustrasi/ist
Maroko menjadi perbincangan hangat dunia menyusul torehan sejarah Timnas sepak bolanya mengalahkan Belanda dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 . Ada beberapa fakta unik tentang Maroko yang patut diketahui umat Islam.
Selain dikenal sebagai Negeri Maghribi (Al-Mamlakah Al-Maghribiyah) yang artinya kerajaan dari Barat karena lokasinya paling barat Afrika, Maroko juga dijuluki Bumi Para Wali.
Keunikan lain dari Maroko adalah negara Islam yang melahirkan enam Tarekat (thariqah) besar di dunia. Tarekat ( طريقة) adalah istilah yang merujuk kepada aliran-aliran dalam dunia tasawuf atau sufisme Islam.
Dari negeri ini pula lahir banyak Ulama besar ahli tasawuf. Sebut saja Imam Al-Jazuli (807-870 H), seorang wali besar pengarang kitab selawat Dalail Khairat. Kemudian Imam Ahmad At-Tijani (pendiri tarekat Tijaniyah) dan masih banyak ulama lainnya.
Maroko merupakan negara di ujung barat Afrika yang dihuni mayoritas Islam (99%), Kristen dan Yahudi (1%). Tak heran jika negara ini memberlakukan hukum Islam (Syariah), Perancis dan Spanyol. Maroko berdekatan dengan Tunisia dan berbatasan langsung dengan Spanyol.
Baca juga: Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Penduduknya berjumlah 36 juta jiwa (statistik 2021). Mayoritas muslim Maroko adalah Sunni berpaham Ahlussunnah wal Jamaah.
Negara ini juga menjadi tujuan bagi para penuntut ilmu untuk mendalami ilmu Islam. Di Maroko terdapat banyak lembaga pendidikan Islam bersejarah dan terkenal seperti Universitas Hasan II Casablanca, Universitas Muhammad V di Kota Rabat, Institut Dar Al-Hadits Al-Hassaniyah.
Universitas Quarauiyine (Al Qarawiyyin) merupakan universitas tertua di Maroko yang dibangun oleh Fatimah al-Fahriyah. Salah satu Dai Indonesia yang pernah belajar di Maroko adalah Ustaz Abdul Somad (UAS). Beliau menempuh studi S2 di Institut Dar Al-Hadits Al-Hassaniyah Kota Rabat Maroko.
Adapun kota-kota besar di Maroko selain Rabat dan Casablanca di antaranya, Marrakesh, Tangier, Tetouan, Sale, Fes, Agadir, Meknes, Oujda, Kenitra, dan Nador. Maroko memiliki sejarah yang berbeda dengan negara-negara tetangganya. Di mana kebudayaannya merupakan campuran antara budaya Arab, Eropa, dan Berber.
Selain dikenal sebagai Negeri Maghribi (Al-Mamlakah Al-Maghribiyah) yang artinya kerajaan dari Barat karena lokasinya paling barat Afrika, Maroko juga dijuluki Bumi Para Wali.
Keunikan lain dari Maroko adalah negara Islam yang melahirkan enam Tarekat (thariqah) besar di dunia. Tarekat ( طريقة) adalah istilah yang merujuk kepada aliran-aliran dalam dunia tasawuf atau sufisme Islam.
Dari negeri ini pula lahir banyak Ulama besar ahli tasawuf. Sebut saja Imam Al-Jazuli (807-870 H), seorang wali besar pengarang kitab selawat Dalail Khairat. Kemudian Imam Ahmad At-Tijani (pendiri tarekat Tijaniyah) dan masih banyak ulama lainnya.
Maroko merupakan negara di ujung barat Afrika yang dihuni mayoritas Islam (99%), Kristen dan Yahudi (1%). Tak heran jika negara ini memberlakukan hukum Islam (Syariah), Perancis dan Spanyol. Maroko berdekatan dengan Tunisia dan berbatasan langsung dengan Spanyol.
Baca juga: Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Penduduknya berjumlah 36 juta jiwa (statistik 2021). Mayoritas muslim Maroko adalah Sunni berpaham Ahlussunnah wal Jamaah.
Negara ini juga menjadi tujuan bagi para penuntut ilmu untuk mendalami ilmu Islam. Di Maroko terdapat banyak lembaga pendidikan Islam bersejarah dan terkenal seperti Universitas Hasan II Casablanca, Universitas Muhammad V di Kota Rabat, Institut Dar Al-Hadits Al-Hassaniyah.
Universitas Quarauiyine (Al Qarawiyyin) merupakan universitas tertua di Maroko yang dibangun oleh Fatimah al-Fahriyah. Salah satu Dai Indonesia yang pernah belajar di Maroko adalah Ustaz Abdul Somad (UAS). Beliau menempuh studi S2 di Institut Dar Al-Hadits Al-Hassaniyah Kota Rabat Maroko.
Adapun kota-kota besar di Maroko selain Rabat dan Casablanca di antaranya, Marrakesh, Tangier, Tetouan, Sale, Fes, Agadir, Meknes, Oujda, Kenitra, dan Nador. Maroko memiliki sejarah yang berbeda dengan negara-negara tetangganya. Di mana kebudayaannya merupakan campuran antara budaya Arab, Eropa, dan Berber.
Lihat Juga :