Kumpulan Doa Tolak Bala agar Terhindar dari Musibah, Penyakit, dan Kesulitan Hidup

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WIB

2. Doa agar terhindar kezaliman

Doa ini diambil dari Al-Qur'an surah Yunus ayat 85-86, menegaskan pentingnya bertawakal kepada Allah dalam menghadapi segala ujian dan fitnah. Dalam doa ini, umat Islam memohon kepada Allah agar tidak dijadikan sebagai bahan uji coba bagi orang-orang zalim, dan memohon perlindungan dari kekafiran dan kesesatan yang mungkin mengancam.

Merenungkan doa ini, umat diajak untuk meletakkan kepercayaan sepenuhnya kepada Allah sebagai pelindung dan penolong. Juga dalam menghadapi segala macam tantangan dan godaan yang muncul dalam kehidupan mereka.

عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۚ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ، وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ


‘alallâhi tawakkalnâ, rabbanâ lâ taj‘alnâ fitnatal lil-qaumidh-dhâlimîn, wa najjinâ biraḫmatika minal-qaumil-kâfirîn

Artinya: Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir. (QS Yunus: 85-86)

3. Doa agar terhindar dari segala kesulitan hidup

Doa tolak bala yang menyelamatkan diri dari kesulitan hidup ini diucapkan oleh Rasulullah SAW sebagai respons terhadap cemoohan orang-orang munafik yang menyalahkan beliau atas ketidakpuasan terhadap kemenangan Makkah. Doa ini diambil dari buku Doa Harian: yang Dianjurkan Para Nabi dan Orang Saleh karya Tim Lentera Hati. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk meresapi doa ini sebagai bentuk tawakal dan pengakuan bahwa kekuasaan Allahlah yang mengatur segala urusan, termasuk pemberian dan pencabutan kekuasaan.

Dalam doa ini, Rasulullah memohon kepada Allah sebagai Pemilik kekuasaan untuk memberikan dan mencabut kekuasaan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, serta memohon perlindungan dari kesulitan hidup dan kehancuran yang mungkin ditimbulkan oleh perbuatan orang-orang zalim. Doa ini mengandung pengakuan akan kekuasaan dan hikmah Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

قُلِ اللّٰهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُ ۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ تُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَتُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاۤءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ


Qulillāhumma mālikal-mulki tu'til-mulka man tasyā'u wa tanzi'ul-mulka mim man tasyā'(u), wa tu'izzu man tasyā'u wa tużillu man tasyā'(u), biyadikal-khair(u), innaka 'alā kulli syai'in qadīr(un). Tūlijul-laila fin-nahāri wa tūlijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa tarzuqu man tasyā'u bigairi ḥisāb(in).

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau berikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan." (QS Ali-Imran : 26-27)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!