Ikhlas Sebagai Kunci Kekuatan Iman
Senin, 28 September 2020 - 08:31 WIB
Kemudian, pada pagi berikutnya ia tidak mendapatkan apa-apa, maka ia pergi untuk menebang pohon itu dalam keadaan marah. Kemudian iblis datang lagi dalam bentuk manusia, ia berkata, “Apa yang engkau inginkan?” Ahli ibadah itu menjawab, “Aku ingin menebang pohon yang disembah itu.” Iblis berkata, “Engkau berdusta, engkau tidak akan dapat melakukan itu.”
(Baca juga : Manfaat BPJamsostek dan Diskon Iuran Mencuri Minat UMKM Alumni Unpad )
Ahli ibadah itu bertekad pergi untuk menebang pohon tersebut, namun iblis menghadangnya, iblis menjatuhkan ahli ibadah itu ke tanah dan mencekiknya, ia hampir membunuh ahli ibadah itu. Iblis berkata, “Apakah engkau tahu siapa aku? Pertama kali engkau datang, engkau marah karena Allah, maka aku tidak mampu mengalahkanmu. Aku menipumu dengan dua Dinar, engkau membiarkan pohon itu. Ketika engkau datang karena marah tidak mendapatkan uang dua Dinar itu, aku bisa mengalahkanmu.”
Dari kisah ini kita dapat mengetahui, jika perbuatan itu tidak ikhlas karena Allah, maka orang yang melakukannya tidak akan mendapatkan manfaat dari perbuatan tersebut di dunia ini atau pun di akhirat kelak. Sesungguhnya hamba Allah itu mendapatkan kekuatan dari keimanannya kepada Allah.
(Baca juga : Turnamen Bulu Tangkis Seri Asia Diundur, Nasib Pemain Indonesia? )
Wallahu A'lam
(Baca juga : Manfaat BPJamsostek dan Diskon Iuran Mencuri Minat UMKM Alumni Unpad )
Ahli ibadah itu bertekad pergi untuk menebang pohon tersebut, namun iblis menghadangnya, iblis menjatuhkan ahli ibadah itu ke tanah dan mencekiknya, ia hampir membunuh ahli ibadah itu. Iblis berkata, “Apakah engkau tahu siapa aku? Pertama kali engkau datang, engkau marah karena Allah, maka aku tidak mampu mengalahkanmu. Aku menipumu dengan dua Dinar, engkau membiarkan pohon itu. Ketika engkau datang karena marah tidak mendapatkan uang dua Dinar itu, aku bisa mengalahkanmu.”
Dari kisah ini kita dapat mengetahui, jika perbuatan itu tidak ikhlas karena Allah, maka orang yang melakukannya tidak akan mendapatkan manfaat dari perbuatan tersebut di dunia ini atau pun di akhirat kelak. Sesungguhnya hamba Allah itu mendapatkan kekuatan dari keimanannya kepada Allah.
(Baca juga : Turnamen Bulu Tangkis Seri Asia Diundur, Nasib Pemain Indonesia? )
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :