Mengapa Hanya Maryam, Perempuan Terpilih yang Diabadikan Al-Qur'an?

Senin, 05 Oktober 2020 - 19:18 WIB
Az-Zarkasyi menambahkan,

ومع هذا فإن عيسى لا أب له، واعتقاد هذا واجب، فإذا تكرر ذكره منسوباً إلى الأم استشعرت القلوب ما يجب عليها اعتقاده من نفي الأب عنه، وتنزيه الأم الطاهرة عن مقالة اليهود لعنهم الله

“Sesungguhnya Isa terlahir tanpa bapak. Ini keyakinan yang wajib kita miliki. Ketika keterangan nasabnya ke ibunya disebutkan berulang-ulang, maka akan muncul perasaan dalam hati, berupa keyakinan bahwa beliau tidak memiliki bapak. Serta memutihkan nama baik ibunya sang wanita suci, dari perkataan kotor orang Yahudi – semoga Allah melaknat mereka.” (Al-Burhan fi Ulum Al-Quran, 1:163)

Mengapa Maryam dan anaknya Nabi Isa alaihissalam disebutkan begitu banyak dalam Al-Qur'an? Karena Nabi Isa dilahirkan melalui proses yang luar biasa. Nabi Isa adalah putra seorang perempuan perawan. Sehingga namanya dinisbatkan kepada ibunya. Isa bin Maryam. Tidak seperti orang lain, namanya dinisbatkan kepada ayahnya.

(Baca juga : Ini Kekuatan Militer Indonesia Tahun 2020, Kalahkan Australia dan Israel )

Perempuan Terpilih

Seorang ulama menjelaskan sebab Maryam menjadi satu-satunya nama perempuan yang disebutkan dalam Al-Qur'an, karena peristiwa yang dialaminya adalah hal yang benar-benar unik, hanya akan terjadi sekali dan pada dirinya. Sepanjang sejarah, hanya akan ada satu perempuan, yaitu Maryam, yang melahirkan tanpa peran seorang laki-laki.

Seandainya saja kejadian serupa akan terulang, tentu tidak lagi menjadi hal yang unik, dan tentu tidak akan disebutkan namanya dalam Al-Qur'an. Seperti perempuan-perempuan lainnya, Asiyah, Khadijah, Aisyah, Ummu Jamil, dan sebagainya. Walaupun kejadian yang mereka alami juga luar biasa hebatnya, tapi karena bisa terulang, nama mereka tidak disebutkan.

Maryam sendiri digambarkan sebagai perempuan taat kepada Allah. Ketakwaannya pun tak diragukan lagi. Sehari-hari, aktivitasnya hanya diisi dengan beribadah kepada Allah.

(Baca juga: Bima Arya: Kasus Covid-19 di Kota Bogor Meningkat 15% )

Buya Hamka dalam Tafsir al-Azhar tentang surah Ali Imran ayat 42-43 menceritakan tentang pertumbuhan Maryam sejak kecil hingga dewasa dibawah asuhan Zakariya. "Maka, diingatkan Tuhan lah kepadanya bahwa dia telah termasuk orang-orang yang terpilih seperti Adam, Nuh, keluarga Ibrahim serta rasul dan nabi-nabi yang lain," kata Hamka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!