Penulis Klasik Hakim Sanai, Sudah Keluar dari Islam?
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 13:16 WIB
Baca juga: Lagu Buruh Tani jadi Mars saat Demo Omnibus Law, Begini Asal-usulnya
KITAB YANG TERTUTUP
Perkembangan manusia adalah bila seseorang diberi kitab yang tertutup, ditulis sebelum ia lahir. Ia membawanya di dalam dirinya sampai 'meninggal'. Saat manusia menjadi subyek dalam pergerakan waktu, ia tidak tahu apa isi kitab yang tertutup itu.
TINGKAT KEBENARAN
Apa yang tampak sebagai kebenaran adalah pemutarbalikan kata dari kebenaran obyektif
MAKNA DAN TUJUAN
"Ha" dan "Ho" adalah kata-kata yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh kalau sudah diketahui maksudnya.
Baca juga: Dorong Hapus Presidential Threshold, Perludem Sebut Syarat Jadi Peserta Pemilu Sudah Berat
BAYI
Manusia tidak memperhatikan kalau dirinya seperti bayi di tangan perawat. Kadang ia bahagia, kadang sedih, atas apa yang terjadi padanya. Kadang perawat mencela anak-anak, kadang menenangkannya. Ada saatnya ia memukulnya, ada saatnya pula berbagi penderitaannya. Pribadi yang dangkal, orang asing yang lewat, mungkin berpikir bahwa perawat tersebut tidak menghiraukan anak-anak. Bagaimana ia tahu kalau hal demikian memang seharusnya dilakukan perawat?
BAGAIMANA DAN MENGAPA?
Esensi kebenaran adalah melebihi terminologi "Bagaimana?" dan "Mengapa?"
IKUTI JALAN
KITAB YANG TERTUTUP
Perkembangan manusia adalah bila seseorang diberi kitab yang tertutup, ditulis sebelum ia lahir. Ia membawanya di dalam dirinya sampai 'meninggal'. Saat manusia menjadi subyek dalam pergerakan waktu, ia tidak tahu apa isi kitab yang tertutup itu.
TINGKAT KEBENARAN
Apa yang tampak sebagai kebenaran adalah pemutarbalikan kata dari kebenaran obyektif
MAKNA DAN TUJUAN
"Ha" dan "Ho" adalah kata-kata yang tidak perlu dijelaskan lebih jauh kalau sudah diketahui maksudnya.
Baca juga: Dorong Hapus Presidential Threshold, Perludem Sebut Syarat Jadi Peserta Pemilu Sudah Berat
BAYI
Manusia tidak memperhatikan kalau dirinya seperti bayi di tangan perawat. Kadang ia bahagia, kadang sedih, atas apa yang terjadi padanya. Kadang perawat mencela anak-anak, kadang menenangkannya. Ada saatnya ia memukulnya, ada saatnya pula berbagi penderitaannya. Pribadi yang dangkal, orang asing yang lewat, mungkin berpikir bahwa perawat tersebut tidak menghiraukan anak-anak. Bagaimana ia tahu kalau hal demikian memang seharusnya dilakukan perawat?
BAGAIMANA DAN MENGAPA?
Esensi kebenaran adalah melebihi terminologi "Bagaimana?" dan "Mengapa?"
IKUTI JALAN
Lihat Juga :