Menjemput Keberkahan dengan Amalan-amalan di Pagi Hari
Senin, 12 Oktober 2020 - 06:31 WIB
(Baca juga : Dukung Pengembangan EBT, Produsen Panel Surya Genjot Produksi )
Kemudian, dalam tinjauan medis, mandi pagi memberikan banyak keuntungan. Mulai dari lancarnya peredaran darah, meningkatnya produksi sel darah putih, mengurangi resiko darah tinggi, serta meningkatkan kesuburan.
5.Beramal
Diriwayatkan sahabat Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ
“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu berterusan . Lakukanlah ibadah (secara berterusan) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam.” [HR. Bukhari]
(Baca juga : Uniknya Tempat Wisata Pintu Langit, Ada Pemakaman Umum )
6. Salat Dhuha
Salat Dhuha merupakan sunnah mu’akkadah, terbukti telah dilakukan oleh Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, sebagaimana diriwayatkan Muslim, dari hadits Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata;
( كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا ، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ )
“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam halat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya.”
Ibnul Qayyim Dalam Kitab Zaadul Ma’ad, pernah berkata tentang empat hal yang akan menghampat datanganya rizki, yaknu tidur di waktu pagi, sedikit salat, malas-malasan dan berkhianat.
Wallahu A'lam
Kemudian, dalam tinjauan medis, mandi pagi memberikan banyak keuntungan. Mulai dari lancarnya peredaran darah, meningkatnya produksi sel darah putih, mengurangi resiko darah tinggi, serta meningkatkan kesuburan.
5.Beramal
Diriwayatkan sahabat Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;
إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ
“Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu berterusan . Lakukanlah ibadah (secara berterusan) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam.” [HR. Bukhari]
(Baca juga : Uniknya Tempat Wisata Pintu Langit, Ada Pemakaman Umum )
6. Salat Dhuha
Salat Dhuha merupakan sunnah mu’akkadah, terbukti telah dilakukan oleh Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, sebagaimana diriwayatkan Muslim, dari hadits Aisyah radhiyallahu anha, dia berkata;
( كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا ، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ )
“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam halat Dhuha sebanyak empat (rakaat), kadang beliau menambah sesuai keinginannya.”
Ibnul Qayyim Dalam Kitab Zaadul Ma’ad, pernah berkata tentang empat hal yang akan menghampat datanganya rizki, yaknu tidur di waktu pagi, sedikit salat, malas-malasan dan berkhianat.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :