Satu-satunya Perempuan yang Pernah Memarahi Baginda Rasulullah
Rabu, 28 Oktober 2020 - 09:32 WIB
(Baca juga : Sejarah Singkat Sumpah Pemuda yang Diperingati Hari Ini )
Saking sayangnya, Ummu Aiman pun menyukai segala sesuatu yang disenangi Rasulullah, dan bersedih terhadap sesuatu yang membuat Rasulullah bersedih. Bahkan, ketika Rasulullah wafat, beliau menyenandungkan syair yang memilukan.
Sampai-sampai sahabat Rasulullah Abu Bakar meminta Umar bin Khatthab pun menanyakan langsung ke Ummu Aiman tentang kesedihannya itu. "Apa yang membuat Anda menangis? Bukankah apa yang di sisi Allah lebih baik bagi Rasul-Nya?"
(Baca juga : Soal Kartun Nabi, Sekjen MUI Desak Presiden Prancis Minta Maaf )
Ummu Aiman menjawab, "Bukanlah saya menangis karena tidak tahu apa yang di sisi Allah lebih baik bagi Rasul-Nya, hanya saja saya menangis karena telah terputusnya wahyu dari-Nya lagi". Jawaban Ummu Aiman membuat Abu Bakar dan Umar bin Khatthab menangis, sehingga mereka bertiga sama-sama menangis.
Sosok yang pernah memasang badan untuk membela Nabi Muhammad SAW dalam perang Uhud ini tergolong amat langka. Allah Ta'ala pun memuliakannya. Umurnya dipanjangkan dalam keberkahan dan wafat di zaman kekhalifahan ‘Utsman bin ‘Affan.
(Baca juga : Antisipasi Kepadatan Libur Panjang, 2 Rest Area di Tol Jakarta Cikampek Ditutup )
Ummu Aiman juga merupakan sosok perempuan muslimah yang rajin berpuasa, tahan lapar, berhijrah dengan berjalan yang diberi minum yang tidak diketahui asal-usulnya, minuman langsung dari langit sebagai penyembuh baginya.
Wallahu A'lam
Saking sayangnya, Ummu Aiman pun menyukai segala sesuatu yang disenangi Rasulullah, dan bersedih terhadap sesuatu yang membuat Rasulullah bersedih. Bahkan, ketika Rasulullah wafat, beliau menyenandungkan syair yang memilukan.
Sampai-sampai sahabat Rasulullah Abu Bakar meminta Umar bin Khatthab pun menanyakan langsung ke Ummu Aiman tentang kesedihannya itu. "Apa yang membuat Anda menangis? Bukankah apa yang di sisi Allah lebih baik bagi Rasul-Nya?"
(Baca juga : Soal Kartun Nabi, Sekjen MUI Desak Presiden Prancis Minta Maaf )
Ummu Aiman menjawab, "Bukanlah saya menangis karena tidak tahu apa yang di sisi Allah lebih baik bagi Rasul-Nya, hanya saja saya menangis karena telah terputusnya wahyu dari-Nya lagi". Jawaban Ummu Aiman membuat Abu Bakar dan Umar bin Khatthab menangis, sehingga mereka bertiga sama-sama menangis.
Sosok yang pernah memasang badan untuk membela Nabi Muhammad SAW dalam perang Uhud ini tergolong amat langka. Allah Ta'ala pun memuliakannya. Umurnya dipanjangkan dalam keberkahan dan wafat di zaman kekhalifahan ‘Utsman bin ‘Affan.
(Baca juga : Antisipasi Kepadatan Libur Panjang, 2 Rest Area di Tol Jakarta Cikampek Ditutup )
Ummu Aiman juga merupakan sosok perempuan muslimah yang rajin berpuasa, tahan lapar, berhijrah dengan berjalan yang diberi minum yang tidak diketahui asal-usulnya, minuman langsung dari langit sebagai penyembuh baginya.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :