Sahabat Nabi Si Kocak Nu’aiman, Bisa Jadi Inspirator Abu Nawas

Rabu, 13 Mei 2020 - 16:48 WIB
“Saya ingin berbuat baik kepada Anda ya Rasulullah. Tetapi saya tidak punya apa-apa,” jawab Nu'aiman. Rasulullah pun tersenyum.

Menjual Teman

Pernah suatu saat Nu’aiman berangkat bersama Sayyidina Abu Bakar ke Basrah untuk berniaga. Bersama mereka ikut pula Suwaibith bin Harmalah, yang bertugas membawa perbekalan. Nu’aiman meminta kepada Suwaibith agar diberi makanan, tapi ditolaknya karena bos mereka sedang tidak di tempat. “Tunggulah sampai Abu Bakar datang,” katanya.

Nu’aiman jengkel, lalu mengeluarkan ‘ancaman’, “Tunggu pembalasanku!”

Nu’aiman lantas menemui beberapa orang, menawarkan budaknya dengan harga sangat murah, sambil membocorkan kelemahannya, yaitu budaknya sering mengaku dirinya seorang merdeka. Yang ditawari setuju, lalu bersama Nu’aiman mereka menuju ke tempat Suwaibith duduk.

Nu’aiman menunjuk kepadanya. Tentu saja Suwaibith berontak sambil mengatakan dirinya bukan budak. Tapi si pembeli berkeras mengikatnya dan berkata, “Kami sudah paham sifatmu.”

Untung Abu Bakar segera datang dan urusan jadi gamblang. (Baca juga: Abu Nawas Menjual Baginda Raja Kepada Pedagang Budak )

Ketika peristiwa tersebut diceritakan kepada Nabi, beliau tertawa, bahkan setiap beliau ingat atau diingatkan. Nu’aiman adalah pembawa kegembiraan. Mungkin karena itu, Nabi pernah berkata, “Nu’aiman akan masuk surga sambil tertawa, karena ia sering membuatku tertawa.”

Peristiwa lucu ini terjadi setahun sebelum wafatnya Baginda SAW.

Nuaiman sering menghibur, bahkan ketika sakit sekalipun. Seperti ketika suatu hari Nu’aiman dikabarkan sakit mata, Nabi menengoknya. Ternyata Nu’aiman sedang asyik makan kurma. “Apa boleh makan kurma, matamu kan sedang sakit?” tanya Nabi.

Dengan santai Nu’aiman menjawab, “Saya mengunyah dari arah mata yang tidak sakit, Nabi.” Konon, jawaban tersebut membuat Nabi tertawa sampai terlihat gigi gerahamnya.

Daging Unta

Cerita lainnya. Suatu ketika para sahabat berkata kepada Nu’aiman bahwa sudah lama tidak makan daging unta. Mereka lantas memiliki ide untuk menyembelih unta seseorang yang tengah bertamu kepada Rasulullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!