4 Pertanyaan di Padang Mahsyar, Mari Siapkan Bekal
Jum'at, 25 Desember 2020 - 16:46 WIB
Kaum muslimin harus menjadikan dunia sebagai ladang beramal karena kehidupan dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di Akhirat. Foto ilustrasi/Ist.
Beriman kepada hari akhir atau hari Kiamat merupakan salah satu rukum iman yang wajib diimani. Sejak 14 abad lalu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah mengingatkan kita tentang kebenaran Hari Akhir.
Beliau juga berpesan agar tidak menjadikan dunia kecuali untuk beribadah menyiapkan bekal (ladang beramal) untuk kehidupan akhirat. Nabi mengatakan keadaan dunia ibarat seorang musafir yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkan pohon tersebut.
(Baca Juga: 3 Golongan Manusia pada Hari Kiamat)
Dalam Al-Qur'an, Allah Ta'ala juga berpesan kepada manusia lewat firman-Nya:
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُالْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS Al-An'am Ayat 32)
Itulah hakikat dunia, meski dianggap berharga bagi sebagian orang namun di sisi Allah tidak ada artinya dibanding Akhirat. Pada hari itu baik harta, anak, jabatan, kedudukan yang dibanggakan tidak bermanfaat lagi.
Karena itu, kaum muslimin harus menjadikan dunia sebagai ladang beramal karena kehidupan di dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di hari Akhir. Dalam satu hadis, ada 4 pertanyaan di Padang Mahsyar yang akan dijawab oleh manusia.
Berikut Hadisnya:
ﻋﻦ ﻣﻌﺎﺫ ﺑﻦ ﺟﺒﻞ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻦ ﺗﺰﻭﻝ ﻗﺪﻣﺎ ﻋﺒﺪ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺄﻝ ﻋﻦ ﺃﺭﺑﻊ ﺧﺼﺎﻝ ﻋﻦ ﻋﻤﺮﻩ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﻓﻨﺎﻩ ﻭﻋﻦ ﺷﺒﺎﺑﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﺑﻼﻩ ﻭﻋﻦ ﻣﺎﻟﻪ ﻣﻦ ﺃﻳﻦ اﻛﺘﺴﺒﻪ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﺃﻧﻔﻘﻪ ﻭﻋﻦ ﻋﻠﻤﻪ ﻣﺎﺫا ﻋﻤﻞ ﻓﻴﻪ ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﺰاﺭ ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺻﺤﻴﺢ ﻭاﻟﻠﻔﻆ ﻟﻪ
Beliau juga berpesan agar tidak menjadikan dunia kecuali untuk beribadah menyiapkan bekal (ladang beramal) untuk kehidupan akhirat. Nabi mengatakan keadaan dunia ibarat seorang musafir yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkan pohon tersebut.
(Baca Juga: 3 Golongan Manusia pada Hari Kiamat)
Dalam Al-Qur'an, Allah Ta'ala juga berpesan kepada manusia lewat firman-Nya:
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُالْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS Al-An'am Ayat 32)
Itulah hakikat dunia, meski dianggap berharga bagi sebagian orang namun di sisi Allah tidak ada artinya dibanding Akhirat. Pada hari itu baik harta, anak, jabatan, kedudukan yang dibanggakan tidak bermanfaat lagi.
Karena itu, kaum muslimin harus menjadikan dunia sebagai ladang beramal karena kehidupan di dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di hari Akhir. Dalam satu hadis, ada 4 pertanyaan di Padang Mahsyar yang akan dijawab oleh manusia.
Berikut Hadisnya:
ﻋﻦ ﻣﻌﺎﺫ ﺑﻦ ﺟﺒﻞ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻦ ﺗﺰﻭﻝ ﻗﺪﻣﺎ ﻋﺒﺪ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺄﻝ ﻋﻦ ﺃﺭﺑﻊ ﺧﺼﺎﻝ ﻋﻦ ﻋﻤﺮﻩ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﻓﻨﺎﻩ ﻭﻋﻦ ﺷﺒﺎﺑﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﺑﻼﻩ ﻭﻋﻦ ﻣﺎﻟﻪ ﻣﻦ ﺃﻳﻦ اﻛﺘﺴﺒﻪ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﺃﻧﻔﻘﻪ ﻭﻋﻦ ﻋﻠﻤﻪ ﻣﺎﺫا ﻋﻤﻞ ﻓﻴﻪ ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﺰاﺭ ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺻﺤﻴﺢ ﻭاﻟﻠﻔﻆ ﻟﻪ
Lihat Juga :