Kontroversi Kelahiran Nabi Isa, Begini Pendapat Islam dan Nasrani
Sabtu, 26 Desember 2020 - 18:19 WIB
Hal itu diungkap dalam Surah az-Zukhruf Ayat 63-64, Allah berfirman: "Dan tatkala Isa datang membawa keterangan Dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat10 dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku".
Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu Maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus".
Benturan ajaran Nabi Isa dengan kesombongan bangsa Israil:
1. Yang ditolak oleh Nabi Isa adalah pemberontakan melawan Roma. Beliau pernah menyampaikan sabdanya yang terkenal, "Berikanlah kepada kaisar dan berikan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah". Artinya bangsa Israil harus bersabar karena keselamatan belum saatnya datang.
2. Nabi Isa berkata, "Kerajaan Allah akan dicabut dari kalian dan akan diberikan kepada bangsa lain". Artinya Allah telah menetapkan bahwa bangsa Israil tidak ada lagi setelah itu.
(Baca Juga: Isa Al-Masih: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu)
Sumber Sejarah:
1. Nabi Isa yang ditulis oleh Hilmy Ali Sya'ban.
2. Qishas Al-Anbiya, Abdul wahhab al-Najjar.
3. Qishash Anbiya yang di tulis oleh Hadiyah Salim.
4. Al-Sirah Annabawiyah, Ibn Hisyam, Terjemahan.
5. Buku kisah teladan 25 nabi dan rasul karangan Mutiah Ahmad.
6. Isa Al-Masih dalam teologi Muslim, skripsi Azis Basuki.
7. Kematian dan penyaliban Nabi Isa dalam Tafsir al-Manar.
Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu Maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus".
Benturan ajaran Nabi Isa dengan kesombongan bangsa Israil:
1. Yang ditolak oleh Nabi Isa adalah pemberontakan melawan Roma. Beliau pernah menyampaikan sabdanya yang terkenal, "Berikanlah kepada kaisar dan berikan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah". Artinya bangsa Israil harus bersabar karena keselamatan belum saatnya datang.
2. Nabi Isa berkata, "Kerajaan Allah akan dicabut dari kalian dan akan diberikan kepada bangsa lain". Artinya Allah telah menetapkan bahwa bangsa Israil tidak ada lagi setelah itu.
(Baca Juga: Isa Al-Masih: Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu)
Sumber Sejarah:
1. Nabi Isa yang ditulis oleh Hilmy Ali Sya'ban.
2. Qishas Al-Anbiya, Abdul wahhab al-Najjar.
3. Qishash Anbiya yang di tulis oleh Hadiyah Salim.
4. Al-Sirah Annabawiyah, Ibn Hisyam, Terjemahan.
5. Buku kisah teladan 25 nabi dan rasul karangan Mutiah Ahmad.
6. Isa Al-Masih dalam teologi Muslim, skripsi Azis Basuki.
7. Kematian dan penyaliban Nabi Isa dalam Tafsir al-Manar.
(rhs)
Lihat Juga :