Awali Tahun Baru 2021 dengan Doa Ini, Insya Allah Berkah

Kamis, 31 Desember 2020 - 15:52 WIB
Adapun berdoa saat pergantian tahun baru jika diniatkan sebagai wujud rasa syukur dan permohonan ampun kepada Allah tentu tidak mengapa. Foto/Ilustrasi
Berdoa adalah ibadah yang sangat dicintai Allah karena merupakan tanda kedekatan seorang hamba dengan Allah Ta'ala. "Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku." Demikian firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 186.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم menganjurkan umatnya untuk senantiasa berdoa karena doa merupakan senjata kaum mukmin dan intisari ibadah. Berdoa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja kecuali pada tempat terlarang (semisal di kamar mandi).

(Baca Juga: Tahun Baru Masehi, Simbol Nasrani yang Diikuti Kaum Muslimin)

Dalam kaidah fiqih, Islam memang tidak memiliki doa khusus saat malam tahun baru Masehi. Namun, Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم pernah berdoa saat pergantian tahun Hijriyah.

Adapun berdoa saat pergantian tahun baru Masehi jika diniatkan sebagai wujud rasa syukur dan permohonan ampun kepada Allah tentu tidak mengapa. Yang penting tidak mengkultuskan tahun baru Masehi karena Islam memiliki penanggalan tahun sendiri yaitu kalender Hijriyah.

Ada baiknya dalam momen pergantian t ahun baru Masehi ini umat Islam mengisinya dengan ibadah, shalat malam, muhasabah, berdoa dan menjauhi perayaan yang dapat merusak keimanan.

Berikut doa pergantian tahun sebagaimana disebutkan As-Sayyid Al-Habib Utsman bin Yahya (Mufti Betawi) dalam Kitabnya Maslakul Akhyar.

Doa Akhir Tahun

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّم

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ


Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Waalihi Washahbihi Wasallim. Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!