Belajar dengan Orang Terkenal Menurut Sejumlah Kaum Sufi
Kamis, 07 Januari 2021 - 11:20 WIB
Imam Al-Ghazali. Foto/Ilustrasi/Ist
Al-Ghazali : Masyarakat cenderung ingin belajar dengan guru-guru terkenal. Namun selalu ada orang-orang yang tidak dihargai masyarakat, yang sebenarnya dapat mengajari mereka dengan efektif.
Baca juga: Hasyim Sidqi pada Ar-Rumi: Memasuki, Tinggal, dan Meninggalkan Dunia
Badakhsyani: Seorang guru dengan sedikit pengikut, atau sama sekali tidak ada pengikutnya, mungkin orang yang tepat untukmu. Sesuai dengan sifatnya, sedikit semut tidak akan berkerumun untuk melihat gajah, dengan harapan memperoleh keuntungan. Seorang guru terkenal barangkali hanya bermanfaat untuk Para sarjana (tingkat) lanjutan.
Baca juga: Mirza Abdul Hadi Khan: Kalau Aku Mati
Abdurrahman dari Bengal: Bila seorang guru yang sangat terpercaya mengatakan kepadamu untuk belajar di bawah seseorang yang tampaknya kurang terkenal, ia tahu apa kebutuhanmu. Banyak murid merasa diremehkan dengan saran seperti ini, padahal sesungguhnya demi kemajuan mereka.
Baca juga: Hakim Tahirjan dari Kafkaz: Kebenaran Itu Sendiri
Zikiria ibnu al-Yusufi: Telah kupelajari apa yang kupelajari hanya setelah guruku membebaskan diriku dari kebiasaan mendekatkan diri terhadap yang aku hargai sebagai guru dan pelajaran. Kadang aku tidak harus berbuat apa-apa sama sekali untuk waktu yang lama. Kadang aku harus mempelajari sesuatu yang tidak dapat kuhubungkan dengan pemikiranku, tidak peduli aku mencoba, dengan cita-cita lebih tinggi.
Baca juga: Syaikh Syamsuddin Siwasi: Berkah Keserakahan yang Samar
Baca juga: Hasyim Sidqi pada Ar-Rumi: Memasuki, Tinggal, dan Meninggalkan Dunia
Badakhsyani: Seorang guru dengan sedikit pengikut, atau sama sekali tidak ada pengikutnya, mungkin orang yang tepat untukmu. Sesuai dengan sifatnya, sedikit semut tidak akan berkerumun untuk melihat gajah, dengan harapan memperoleh keuntungan. Seorang guru terkenal barangkali hanya bermanfaat untuk Para sarjana (tingkat) lanjutan.
Baca juga: Mirza Abdul Hadi Khan: Kalau Aku Mati
Abdurrahman dari Bengal: Bila seorang guru yang sangat terpercaya mengatakan kepadamu untuk belajar di bawah seseorang yang tampaknya kurang terkenal, ia tahu apa kebutuhanmu. Banyak murid merasa diremehkan dengan saran seperti ini, padahal sesungguhnya demi kemajuan mereka.
Baca juga: Hakim Tahirjan dari Kafkaz: Kebenaran Itu Sendiri
Zikiria ibnu al-Yusufi: Telah kupelajari apa yang kupelajari hanya setelah guruku membebaskan diriku dari kebiasaan mendekatkan diri terhadap yang aku hargai sebagai guru dan pelajaran. Kadang aku tidak harus berbuat apa-apa sama sekali untuk waktu yang lama. Kadang aku harus mempelajari sesuatu yang tidak dapat kuhubungkan dengan pemikiranku, tidak peduli aku mencoba, dengan cita-cita lebih tinggi.
Baca juga: Syaikh Syamsuddin Siwasi: Berkah Keserakahan yang Samar
Lihat Juga :