Ada 4 Tipe Jodoh, Manakah Tipe Jodoh Kita?

Rabu, 03 Maret 2021 - 18:14 WIB
Pada kenyataannya, perihal jodoh tak sesederhana yang terlihat. Pasalnya, bisa jadi seseorang berjodoh di dunia, namun tidak di akhirat. Lantas bagaimana sebenarnya tipe jodoh ini menurut pandangan syariat? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tipe jodoh dalam Islam:

1. Tipe jodoh sementara

Jodoh tipe yang pertama adalah mereka yang menikah kemudian bercerai. Artinya baik suami dan istri saling berjodoh hanya pada saat menikah. Ketika sudah bercerai, maka keduanya sudah tidak berjodoh lagi. Durasi berjodohnya ditentukan dengan usia pernikahannya. Ada yang usia pernikahannya satu minggu, satu bulan, hingga satu tahun.

Baca juga: Jaksa Tangkap Terpidana Pembobol Dana Pensiun PT Pertamina Rp1,4 Triliun

2. Tipe jodoh di dunia namun berpisah di akhirat

Tak seperti tipe pertama, tipe kedua ini tidak diakhiri dengan perceraian. Pasangan muslim hendaknya ditujukan untuk mengharap ridha Allah melalui pernikahan. Tipe kedua ini sering kali terjadi pada pasangan yang mempertahankan pernikahannya demi anak atau sekadar memenuhi kewajiban. Bukan untuk bersama-sama menggapai surga Allah.

Suami dan istri pada tipe ini memang bertahan sampai salah satunya meninggal, namun masing-masing menyimpan kekesalahan terhadap pasangan di hatinya dan lebih memilih untuk dipendam. Walaupun bukan hal yang salah, namun tujuan pernikahannya tidak untuk berkumpul lagi di akhirat.

Baca juga: Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?

3. Tipe jodoh di dunia dan akhirat, namun berakhir di neraka

Tipe selanjutnya adalah suami dan istri yang berjodoh di dunia hingga akhirat, namun justru sama-sama berakhir di neraka. Mereka adalah suami dan istri yang kompak melakukan maksiat dan dosa. Saling mendukung tapi dalam hal kejahilan.

Dalam hal ini Al Qur’an menggambarkan tipe kedua ini dalam kisah Abu Lahab dan Ummu Jamil. Mereka adalah sepasang suami istri yang solid menentang Rasulullah dan Allah. Menghasut tetangga agar tidak beralih ke agama Islam.

“Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.” (QS. Al Lahab: 1-5).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!