Jumat Terakhir di Bulan Ramadhan, Berikut 5 Amalan yang Dianjurkan

Jum'at, 07 Mei 2021 - 03:20 WIB
Ulama yang membolehkan mengatakan: "Barangsiapa selama hidupnya pernah meninggalkan sholat tetapi tidak dapat menghitung jumlahnya, maka sholatlah di hari Jumat terakhir bulan Ramadhan sebanyak 4 rokaat dengan 1x tasyahud (1x salam). Tiap rokaat membaca 1x Surat Al-Fatihah kemudian Surat Al-Qodar 15x dan surat Al-Kautsar 15x. dengan membaca Niat "Usholli Arba’a Roka’atin Kafarotan Limaa Faatanii Minasholati Lillahi Ta'alaa".

2. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Salah satu keistimewaan Jumat adalah waktu dimana Allah mengijabah doa-doa orang yang memilik hajat yang baik. Keutamaan berdoa ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berikut:

"Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan sholat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta." (HR. Al-Bukhari 935, Muslim 2006, Ahmad 10574 dan yang lainnya)

3. Memperbanyak Sholawat Atas Nabi

Bersholawat kepada Nabi pada Hari Jumat memiliki keutamaan sendiri. Siapa yang bersholawat pada hari Jumat akan mendapatkan pahala berlipatganda dan kucuran rahmat dari Allah. Satu kali sholawat akan dibalas 10 kali sholawat dari Allah. Artinya, Allah membalasnya dengan 10 kebaikan, ditutupi 10 dosa dan kesalahan, kemudian dinaikkan 10 derajat tingkatan kemuliaan.

Nabi shallalahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya hari yang paling utama adalah hari Jumat, karena itu perbanyaklah membaca sholawat untukku. Sesungguhnya sholawat kalian ditampakkan kepadaku." (HR Abu Daud, An-Nasa'i, Ibnu Majah)

Dalam riwayat lain disebut: "Perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap Jum'at. Karena sholawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti." (HR. Al-Baihaqi dalam Sunan Al Kubro)

4. Melakukan Iktikaf

Salah satu amalan yang tak kalah pentingnya adalah melaksanakn iktikaf. Iktikaf adalah usaha menetap di masjid dan menyibukkan diri dengan ibadah kepada Allah Ta'ala, seperti menegakkan sholat, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa. Tidak keluar dari masjid selama iktikaf, kecuali bila ada keperluan yang mengharuskan untuk keluar (seperti buang hajat atau lainnya).

Iktikaf ini telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu 'anha: "Nabi shallallahu 'alaihi wa salam selalu melakukan iktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!