Begini Cara Ulama Salaf Menyikapi Istri yang Durhaka
Selasa, 29 Juni 2021 - 15:23 WIB
Sikap para ulama salaf terdahulu patut ditiru dalam menghadapi istri yang durhaka. Foto ilustrasi/Ist
Salah satu ujian bagi para suami adalah ketika mereka memiliki istri durhaka yang memiliki perangai buruk. Namun, bagi para salafus saleh (ulama terdahulu), mereka punya cara sendiri dalam menyikapinya.
Salah satu akhlak salafus saleh yang patut ditiru adalah kesabaran mereka menghadapi gangguan istri mereka. Para Salaf memandang bahwa semua gangguan, pelanggaran dan keburukan akhlak istri-istri mereka adalah gambaran buruknya mu'amalah mereka dengan Allah. Setiap mereka durhaka kepada Allah, maka mereka akan didurhakai oleh istri, inilah anggapan kebanyakan dari salaf.
Baca Juga: Istri yang Baik dan Tidak Baik Menurut Al-Qur'an
Namun, meskipun istri durhaka, mereka tetap memberikan hak-hak seorang istri dengan sempurna karena ingin mengamalkan hadis: "Laksanakanlah amanah kepada orang yang memberimu amanah, dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu".
Ka'ab Al-Akhbar mengatakan: "Barangsiapa yang sabar atas kedurhakaan istrinya maka dia akan diberi pahala seperti pahalanya Nabi Ayyub 'alaihissalam."
Imam Hasan Al-Basri berkata: "Empat hal termasuk celaka yaitu, banyak keluarga, harta yang sedikit, tetangga yang jelek dan istri yang khianat."
Imam Ali bin Abi Thalib berkata: "Lima hal yang dapat menyenangkan seseorang yaitu, istri yang salehah, anaknya berbakti, saudaranya adalah orang yang bertakwa, tetangganya adalah orang yang saleh, dan rezekinya diperoleh di lingkungannya."
Ahmad bin Harb berkata: "Jika berkumpul 6 sifat pada diri wanita, maka sempurnalah kesalehannya, yaitu:
1) Menjaga sholat 5 waktu.
2) Taat pada suami.
3) Ridho kepada Tuhannya.
Salah satu akhlak salafus saleh yang patut ditiru adalah kesabaran mereka menghadapi gangguan istri mereka. Para Salaf memandang bahwa semua gangguan, pelanggaran dan keburukan akhlak istri-istri mereka adalah gambaran buruknya mu'amalah mereka dengan Allah. Setiap mereka durhaka kepada Allah, maka mereka akan didurhakai oleh istri, inilah anggapan kebanyakan dari salaf.
Baca Juga: Istri yang Baik dan Tidak Baik Menurut Al-Qur'an
Namun, meskipun istri durhaka, mereka tetap memberikan hak-hak seorang istri dengan sempurna karena ingin mengamalkan hadis: "Laksanakanlah amanah kepada orang yang memberimu amanah, dan janganlah kamu berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu".
Ka'ab Al-Akhbar mengatakan: "Barangsiapa yang sabar atas kedurhakaan istrinya maka dia akan diberi pahala seperti pahalanya Nabi Ayyub 'alaihissalam."
Imam Hasan Al-Basri berkata: "Empat hal termasuk celaka yaitu, banyak keluarga, harta yang sedikit, tetangga yang jelek dan istri yang khianat."
Imam Ali bin Abi Thalib berkata: "Lima hal yang dapat menyenangkan seseorang yaitu, istri yang salehah, anaknya berbakti, saudaranya adalah orang yang bertakwa, tetangganya adalah orang yang saleh, dan rezekinya diperoleh di lingkungannya."
Ahmad bin Harb berkata: "Jika berkumpul 6 sifat pada diri wanita, maka sempurnalah kesalehannya, yaitu:
1) Menjaga sholat 5 waktu.
2) Taat pada suami.
3) Ridho kepada Tuhannya.
Lihat Juga :