Di Akhirat Nanti Amal Orang ini Akan Lenyap dan Dapat Siksa Pedih
Rabu, 30 Juni 2021 - 16:51 WIB
Ustaz HM Asroi Saputra Hasibuan, pendakwah asal Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Foto/Ist
Ustaz HM Asroi Saputra Hasibuan
Pendakwah Asal Kota Padangsidimpuan
Pada dasarnya manusia pasti menyukai perbuatan baik, senang mendapat perlakuan baik dan suka dengan amal baik. Singkat kata semua orang pasti menginginkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat.
Lalu, bagaimana jiak semua amal baik yang kita lakukan tiba-tiba lenyap dan justru dibalas dengan siksa yang pedih? Dalam istilah syariat, segala kebaikan yang kita lakukan disebut amal saleh. Tetapi, terbayangkah oleh kita, jika semua pahala amal saleh kita lenyap pahalanya tiada manfaat, dan berujung mendapat siksaan pedih di pengadilan akhirat.
Baca Juga: Astaghfirullah! 3 Orang Ini Pertama Kali Dilempar ke Neraka
Mari kita simak firman Allah berikut. Semoga ini menjadi pelajaran berharga buat kita.
Di dalam Surah Ali Imran Ayat 21-22 Allah mengabadikan orang-orang yang pahala amalnya lenyap dan disiksa dengan pedih bahkan tidak memperoleh penolong sama sekali.
.اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِحَقٍّۖ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, sampaikanlah kepada mereka kabar gembira yaitu azab yang pedih."
.اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۖ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
"Mereka itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong."
Siapa sesungguhnya mereka-mereka ini? Dalam sebuah hadits disebutkan, "Ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah. "Wahai Rasulullah, siapakah orangnya yang paling keras memperoleh azab di hari Kiamat nanti?" Nabi menjawab: 'Seorang lelaki yang membunuh seorang Nabi atau orang yang memerintahkan kepada kebajikan dan melarang kemungkaran. Lalu Nabi membaca ayat Ali Imran ayat 21 tersebut.
Setelah itu Rasulullah kembali bersabda kepada Abu Ubaidah. Sahabat ini bernama asli Amir bin Abdullah bin Jarrah Al-Fihry Al-Quraiys, lebih dikenal dengan Abu Ubaidah bin Jarrah. Wajahnya selalu berseri, matanya bersinar, ramah kepada semua orang, sehingga mereka simpati kepadanya. Di samping sifatnya yang lemah lembut, dia sangat tawadhu dan pemalu. Tapi bila menghadapi suatu urusan penting, ia sangat cekatan bagai singa jantan.
Pendakwah Asal Kota Padangsidimpuan
Pada dasarnya manusia pasti menyukai perbuatan baik, senang mendapat perlakuan baik dan suka dengan amal baik. Singkat kata semua orang pasti menginginkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat.
Lalu, bagaimana jiak semua amal baik yang kita lakukan tiba-tiba lenyap dan justru dibalas dengan siksa yang pedih? Dalam istilah syariat, segala kebaikan yang kita lakukan disebut amal saleh. Tetapi, terbayangkah oleh kita, jika semua pahala amal saleh kita lenyap pahalanya tiada manfaat, dan berujung mendapat siksaan pedih di pengadilan akhirat.
Baca Juga: Astaghfirullah! 3 Orang Ini Pertama Kali Dilempar ke Neraka
Mari kita simak firman Allah berikut. Semoga ini menjadi pelajaran berharga buat kita.
Di dalam Surah Ali Imran Ayat 21-22 Allah mengabadikan orang-orang yang pahala amalnya lenyap dan disiksa dengan pedih bahkan tidak memperoleh penolong sama sekali.
.اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِحَقٍّۖ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, sampaikanlah kepada mereka kabar gembira yaitu azab yang pedih."
.اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ حَبِطَتْ اَعْمَالُهُمْ فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۖ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
"Mereka itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong."
Siapa sesungguhnya mereka-mereka ini? Dalam sebuah hadits disebutkan, "Ketika seseorang bertanya kepada Rasulullah. "Wahai Rasulullah, siapakah orangnya yang paling keras memperoleh azab di hari Kiamat nanti?" Nabi menjawab: 'Seorang lelaki yang membunuh seorang Nabi atau orang yang memerintahkan kepada kebajikan dan melarang kemungkaran. Lalu Nabi membaca ayat Ali Imran ayat 21 tersebut.
Setelah itu Rasulullah kembali bersabda kepada Abu Ubaidah. Sahabat ini bernama asli Amir bin Abdullah bin Jarrah Al-Fihry Al-Quraiys, lebih dikenal dengan Abu Ubaidah bin Jarrah. Wajahnya selalu berseri, matanya bersinar, ramah kepada semua orang, sehingga mereka simpati kepadanya. Di samping sifatnya yang lemah lembut, dia sangat tawadhu dan pemalu. Tapi bila menghadapi suatu urusan penting, ia sangat cekatan bagai singa jantan.
Lihat Juga :