Ibadah dan Sabar Adalah Vaksin Terampuh
Selasa, 06 Juli 2021 - 15:12 WIB
Salah satu kegiatan ibadah di Masjid Nabawi Madinah selalu melazimkan pengajian usai sholat fardhu. Foto/Ist
Pandemi Covid-19 yang merenggut banyak nyawa di dunia menyadarkan kita bahwa manusia itu sejatinya lemah. Dalam situasi saat ini, Ibadah dan Sabar diyakini sebagai vaksin terampuh.
Di tengah merebaknya wabah Corona saat ini, semua negara berlomba-lomba melakukan vaksinasi sebagai upaya ikhtiar membentengi warganya termasuk Indonesia. Dalam ilmu medis, vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Sebut 3 Penyebab Utama Terjadinya Wabah
Tidak ada yang salah dengan program vaksinasi ini. Namun, upaya ikhtiar secara medis hendaknya seiring dengan jalan agama yang memberi banyak solusi atas persoalan hidup manusia. Tak ada tempat berlindung yang mampu mengatasi dan memberikan manfaat maupun mudharat kecuali sang Khalik Yang Maha Kuasa.
Jika kita mengulas apa yang terjadi hari ini tentu semuanya merupakan ketentuan Zat Yang Maha Perkasa, Allah 'Azza wa Jalla. Tak ada sehelai daun pun yang gugur melainkan atas kehendak Nya.
Dalam perspektif Islam, apa saja yang terjadi di muka bumi termasuk turunnya hujan atau jatuhnya daun telah tercatat dalam Lauhul Mahfuzh sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Ini diterangkan dalam Hadis Sahih, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرُ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ
"Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR Muslim No 2653, dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash)
Apa yang terjadi saat ini bukan berarti datang begitu saja, tetapi terjadi dengan sebab-sebabnya sebagaimana ketentuan Allah Yang Maha Agung.
Pengasuh Yayasan Al-Fachriyah Tangerang Al-Habib Jindan bin Novel Salim Jindan dalam satu tausiyah di Ponpes Al-Fachriyah mengatakan, ibadah dan sabar adalah obat terbaik di zaman ini.
Di tengah merebaknya wabah Corona saat ini, semua negara berlomba-lomba melakukan vaksinasi sebagai upaya ikhtiar membentengi warganya termasuk Indonesia. Dalam ilmu medis, vaksin adalah zat atau senyawa yang berfungsi untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.
Baca Juga: Ustaz Adi Hidayat Sebut 3 Penyebab Utama Terjadinya Wabah
Tidak ada yang salah dengan program vaksinasi ini. Namun, upaya ikhtiar secara medis hendaknya seiring dengan jalan agama yang memberi banyak solusi atas persoalan hidup manusia. Tak ada tempat berlindung yang mampu mengatasi dan memberikan manfaat maupun mudharat kecuali sang Khalik Yang Maha Kuasa.
Jika kita mengulas apa yang terjadi hari ini tentu semuanya merupakan ketentuan Zat Yang Maha Perkasa, Allah 'Azza wa Jalla. Tak ada sehelai daun pun yang gugur melainkan atas kehendak Nya.
Dalam perspektif Islam, apa saja yang terjadi di muka bumi termasuk turunnya hujan atau jatuhnya daun telah tercatat dalam Lauhul Mahfuzh sejak 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi. Ini diterangkan dalam Hadis Sahih, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرُ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ
"Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR Muslim No 2653, dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash)
Apa yang terjadi saat ini bukan berarti datang begitu saja, tetapi terjadi dengan sebab-sebabnya sebagaimana ketentuan Allah Yang Maha Agung.
Pengasuh Yayasan Al-Fachriyah Tangerang Al-Habib Jindan bin Novel Salim Jindan dalam satu tausiyah di Ponpes Al-Fachriyah mengatakan, ibadah dan sabar adalah obat terbaik di zaman ini.
Lihat Juga :