Ketika Perempuan Harus Berparfum, Perhatikan Syarat-syaratnya!

Sabtu, 31 Juli 2021 - 05:00 WIB
ilustrasi. Foto istimewa
Banyak dari kaum perempuan ketika keluar rumah dengan aroma wangi tubuh yang luar biasa. Namun sebaliknya, ketika di dalam rumah dan di hadapan suaminya sendiri justru parfumnya jarang dipakai atau bahkan tidak pernah dia pakai sama sekali. Padahal, kebiasaan ini sangat terbalik dan justru mengundang keharaman bagi perempuan itu sendiri.



Wangi dan harumnya tubuh perempuan atau seorang istri justru tatkala di dalam rumah dan dipersembahkan untuk suaminya. Bukan malah ketika akan pergi keluar rumah, yang aromanya bisa dicium oleh semua orang bahkan bisa membangkitkan syahwat para lelaki yang mencium aromanya.⁣

Perhatikan sabda Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam berikut:⁣



“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)⁣





Islam sangat menjunjung tinggi martabat seorang perempuan. Allah Ta'ala dan RasulNya yang menentukan sendiri bagaimana Islam menjaga kaum perempuan muslimah ini. Dalam hal berbicara, berperilaku, hingga aturan berpakaian pun, Islam mengatur dengan detail terhadap pribadi muslimah. Hal ini demi menjaga kehormatan wanita, termasuk dalam hal memakai wangi-wangian untuk tubuhnya ini.

Al-Munawi rahimahullah dalam kitabnya "Faidhul Qadir' menjelaskan, wanita jika memakai parfum kemudian melewati majelis (sekumpulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah penyebab zina mata dan ia termasuk pezina.” (Faidhul Qadir)⁣





Islam memang tegas dalam hal ini, mengingat sangat besarnya fitnah wanita terhadap laki-laki. Bahkan jika sudah terlanjur memakai parfum kemudian hendak ke masjid, sang wanita diperintahkan mandi agar tidak tercium bau semerbaknya. Padahal tujuan ke masjid adalah untuk beribadah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,⁣



“Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka shalatnya tidak diterima sehingga ia mandi.” (Hadis riwayat Ahmad)⁣



Kapan dan Di Mana Boleh Memakai Wewangian

Muslimah, larangan perempuan menggunakan minyak wangi atau parfum tatkala keluar rumah sudah dijelaskan oleh para ulama. Bahkan, larangan itu berlaku bagi sang perempuan itu meski pergi ke masjid untuk beribadah. Maka, tentu lebih terlarang lagi jika sang perempuan pergi ke kantor, pasar, atau mall dengan memakai wewangian atau parfum.

Namun ada kondisi-kondisi bagi seorang perempuan untuk boleh menggunakan parfum. Menurut Ustadz Firanda Andirja, beberapa kondisi yang membolehkan perempuan memakai parfum, di antaranya :

Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abdullah Busr radhiyallahu 'anhu bahwa seorang laki-laki berkata,  Wahai rasulullah, sesungguhnya syari'at-syari'at Islam telah banyak yang menjadi kewajibanku, maka beritahukan kepadaku sesuatu yang dapat aku jadikan sebagai pegangan!  Rasulullah bersabda, Hendaknya senantiasa lidahmu basah karena berdzikir kepada Allah.

(HR. Tirmidzi No. 3297)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More