Tadabur Ar-Rahmaan Ayat 24-27: Jangan Letakkan Dunia di Hati
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 21:39 WIB
Ayat 25:
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 25)
Pesan dan Hikmah
1. Allah pun mengingatkan kembali manusia dan jin tentang nikmat tersebut. (MasyaAllah, tidak ada satu nikmatpun yang kami dustakan dari-Mu ya Allah, segala puji bagi-Mu).
Ayat 26:
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa." (Ar-Rahman: 26)
Pesan dan Hikmah
1. Dibalik semua nikmat maujud (yang ada) itu adalah kebinasaan. Sengaja Allah menunjukkan aneka nikmat yang indah dan penuh manfaat bagi kehidupan makhluk-Nya agar disyukuri dengan benar dan tepat termasuk mempelajari sunnatullah dalam ciptaa-Nya, karena Allah akan meminta pertanggung jawaban atas nikmat Allah. Ingat kisah Rasulullah yang pernah kelaparan dan hubungannya dengan Surat At-Takatsur.
2. Aneka nikmat ini harus kita letakkan di otak, jangan di hati. Sesuatu yang diletakkan di hati maka akan sulit untuk dikendalikan dan dikontrol. Berbeda dengan yang kita letakan di otak kita. Karenanya letakkan dunia di tanganmu atau di kantong, jangan letakan dia di hatimu. Hati ini hanya cukup diisi iman kepada Allah.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (Ar-Rahman: 25)
Pesan dan Hikmah
1. Allah pun mengingatkan kembali manusia dan jin tentang nikmat tersebut. (MasyaAllah, tidak ada satu nikmatpun yang kami dustakan dari-Mu ya Allah, segala puji bagi-Mu).
Ayat 26:
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍۖ
"Semua yang ada di bumi itu akan binasa." (Ar-Rahman: 26)
Pesan dan Hikmah
1. Dibalik semua nikmat maujud (yang ada) itu adalah kebinasaan. Sengaja Allah menunjukkan aneka nikmat yang indah dan penuh manfaat bagi kehidupan makhluk-Nya agar disyukuri dengan benar dan tepat termasuk mempelajari sunnatullah dalam ciptaa-Nya, karena Allah akan meminta pertanggung jawaban atas nikmat Allah. Ingat kisah Rasulullah yang pernah kelaparan dan hubungannya dengan Surat At-Takatsur.
2. Aneka nikmat ini harus kita letakkan di otak, jangan di hati. Sesuatu yang diletakkan di hati maka akan sulit untuk dikendalikan dan dikontrol. Berbeda dengan yang kita letakan di otak kita. Karenanya letakkan dunia di tanganmu atau di kantong, jangan letakan dia di hatimu. Hati ini hanya cukup diisi iman kepada Allah.
Lihat Juga :