Istri Nabi Luth Diazab Allah Ternyata Ini Sebabnya

Selasa, 21 September 2021 - 22:00 WIB
Ustaz Muhammad Asroi Saputra, Dai asal Padangsidimpuan yang bertugas di KUA. Foto/Ist
Ustaz Muhammad Asroi Saputra MA

Dai Asal Padangsidimpuan,

Bertugas di KUA

Azab adalah siksaan yang dihadapi manusia ataupun makhluk lain yang diciptakan Allah. Turunnya azab disebabkan karena dosa besar dan kesalahan yang dilakukan seseorang atau satu kaum.

Beruntunglah orang-orang yang selamat dari azab Allah baik di dunia maupun di akhirat. Ada satu kisah yang dapat kita jadikan pelajaran berharga yaitu kisah istri Nabi Luth yang mendapat azab dari Allah. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur'an.

Untuk diketahui, azab dibagi menjadi tiga bagian, yaitu azab dunia, azab kubur, azab akhirat. Azab dunia biasanya terjadi karena penentangan terhadap ajaran para Nabi dan Rasul. Akibat pembangkangan dan permusuhannya kepada Nabi, Allah menimpakan azab berupa bencana alam, kelaparan, kekeringan dan lainnya.

Adapun azab kubur terjadi di alam barzakh menimpa para ahli kubur yang durhaka dan mengingkari syariat Allah. Sedangkan azab akhirat diperlihatkan Allah kelak setelah hari penghisaban di Padang Mahsyar. Na'udzubillahi min dzalik.

Berikut kisah istri Nabi Luth 'alahissalam yang durhaka diabadikan dalam Al-Qur'an. Untuk diketahui, Nabi Luth diutus ke negeri Sodom untuk menyampaikan risalah kenabian. Kota Sodom merupakan salah satu daerah di Yordania (Syam). Penduduk di kota ini memiliki perangai keji dan sangat buruk yaitu prilaku seks menyimpang (homoseksual).

Allah berfirman dalam Al-Qur'an: "Berkata (pula) Ibrahim: "Apakah urusanmu yang penting (selain itu), Hai Para utusan?" Mereka menjawab: "Kami Sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-pengikutnya. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya, kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)".(QS Al-Hijr: 57-60)

Allah Ta'ala memberi kabar tentang Nabi Ibrahim setelah hilang rasa takut dan mendapat kabar gembira dari mereka, ia menanyakan untuk apa mereka datang. Mereka menjawab: innaa ursilnaa ilaa qaumin mujrimiin (Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa) yaitu kaum Nabi Luth, dan mereka memberitahu bahwa mereka akan menyelamatkan Luth di antara mereka kecuali istrinya, karena ia termasuk orang-orang yang akan binasa.

Karena itu mereka berkata: "illaa aala luuthin innaa lamunajjuuHum ajma'iin. Illamra-ataHuu qaddarnaa innaHaa laminal ghaabiriin (sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya kecuali istrinya, Kami telah menentukan bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal [bersama dengan orang-orang kafir lainnya]. Al-ghaabiriin maknanya al-baaqin al muhlakiin atau yang tertinggal lagi binasa.

Apa sebenarnya kesalahan istri Nabi Luth sehingga ia binasa? Istri Nabi Luth bernama Wa'ilah. Nabi Luth menikahi Wa'ilah ketika berdakwah di Kota Sodom.

Kesalahan besar Istri Nabi Luth adalah karena khianat dan memilih kilau harta dunia. Wa'ilah terperdaya oleh bujuk rayu seorang perempuan tua yang memperlihatkan kepingan emas dan perak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!