Malam Panjang, Proses Matahari Terbit dari Barat Tanda Awal Kiamat

Kamis, 23 September 2021 - 09:34 WIB
“Hanya Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu," jawab teman-temannya.

"Ketika matahari terbenam, ia sujud kepada Allah, bertasbih, dan mengagungkan-Nya kemudian ia berada di bawah Arasy. Jika sudah datang waktu terbit, ia sujud kepada Allah, bertasbih dan mengagungkanNya lalu memohon izin. Tatkala waktu penahanannya tiba, matahari bersujud kepada Allah, bertasbih, dan mengagungkan-Nya lalu meminta izin. Lantas dikatakan kepadanya: “Tunggulah".

Selanjutnya, matahari ditahan selama seperti waktu dua malam.

Ia meneruskan pada saat itulah orang-orang yang bertahajud panik dan seseorang menyeru tetangganya pada malam itu: "Wahai fulan, bagaimana keadaan kita pada malam ini? Aku tidur hingga pulas, mendirikan shalat hingga lelah".

Selanjutnya, dikatakan kepada matahari: “Terbitlah dari tempat engkau terbenam."

Itulah hari, tidak berguna lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu atau (belum) berusaha berbuat kebajikan dengan imannya itu."

Allah SWT berfirman:

هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ انْتَظِرُوا إِنَّا مُنْتَظِرُونَ


Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)". ( QS Al-An'am: 158 )

Menafsirkan ayat ini Prof Dr Quraish Shihab mengatakan ketika tanda-tanda itu datang dan membuat mereka beriman, keimanan itu tidak berarti apa-apa bagi mereka, karena merupakan keimanan yang terpaksa. Sekarang tidak ada gunanya lagi pertobatan dan ketaatan orang yang berbuat maksiat. Fase penugasan kewajiban (taklîf) telah berakhir. Katakan kepada pembangkang-pembangkang yang mendustakan itu, "Tunggulah salah satu dari tiga hal di atas ini. Teruskan pendustaan kalian. Kami pun menunggu ketentuan hukum Allah tentang kalian."
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!