Tips Menghidupkan Ramadhan di Masa Wabah

Selasa, 21 April 2020 - 22:18 WIB
Al-Habib Ahmad bin Novel Salim Jindan, pengasuh Pondok Pesantren Al-Hawthah Al-Jindaniyah. Foto/Ist
Ramadhan tahun ini akan berbeda dari biasanya, namun semangat menyambut dan menghidupkan Ramadhan harus tetap digelorakan. Allah Ta'ala tidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.

Kemuliaan bulan Ramadhan dan keberkahan yang ada di dalamnya tidak diragukan lagi. Banyak dalil dalam Al-Qur'an maupun Hadis Nabi menjelaskan keagungan bulan ini. Pertanyaannya, bagaimana cara agar bisa menghidupkan Ramadhan di tengah ujian wabah saat ini?

Pengasuh Pesantren Al-Hawthah Al-Jindaniyah, Al-Habib Ahmad bin Novel Salim Jindan mengatakan umat Islam tidak perlu khawatir berlebihan karena rumah-rumah bisa dijadikan sebagai masjid dan mushalla bagi keluarga.

Kaum muslimin harus bisa memasjidkan rumahnya bersama keluarga kecilnya. Diriwayatkan oleh Abu 'Ubaid dalam Kitab Al Amwaal dari Imam Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu beliau berkata:

سوق المسلمين كمصلى المصلين

"Pasar kaum muslimin bagaikan mushalla orang-orang yang salat."

Di masa emas tersebut, mereka berhasil menjadikan pasar-pasar mereka bagaikan masjid. Mereka menghidupkan zikir, membaca Al-Qur'an, dan ibadah lainnya.

"Maka di saat wabah penyakit semacam ini adalah kesempatan kita untuk menjadikan rumah-rumah kita menjadi masjid dan musholla untuk keluarga kecil kita," kata Habib Ahmad yang juga pengajar di Pesantren Al-Fachriyah Tangerang ini. (Baca Juga: Laa Tahzan! Ramadhan Harus Tetap Semangat Meski Suasana Pandemik)
(rhs)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
اِذۡ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيۡسَى ابۡنَ مَرۡيَمَ اذۡكُرۡ نِعۡمَتِىۡ عَلَيۡكَ وَعَلٰى وَالِدَتِكَ‌ ۘ اِذۡ اَيَّدْتُكَ بِرُوۡحِ الۡقُدُسِ تُكَلِّمُ النَّاسَ فِىۡ الۡمَهۡدِ وَكَهۡلًا ‌ ۚوَاِذۡ عَلَّمۡتُكَ الۡـكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَالتَّوۡرٰٮةَ وَالۡاِنۡجِيۡلَ‌ ۚ وَاِذۡ تَخۡلُقُ مِنَ الطِّيۡنِ كَهَيْئَةِ الطَّيۡرِ بِاِذۡنِىۡ فَتَـنۡفُخُ فِيۡهَا فَتَكُوۡنُ طَيۡرًۢا بِاِذۡنِىۡ‌ وَ تُبۡرِئُ الۡاَكۡمَهَ وَالۡاَبۡرَصَ بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ تُخۡرِجُ الۡمَوۡتٰى بِاِذۡنِىۡ‌ ۚ وَاِذۡ كَفَفۡتُ بَنِىۡۤ اِسۡرَآءِيۡلَ عَنۡكَ اِذۡ جِئۡتَهُمۡ بِالۡبَيِّنٰتِ فَقَالَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡهُمۡ اِنۡ هٰذَاۤ اِلَّا سِحۡرٌ مُّبِيۡنٌ
Dan ingatlah ketika Allah berfirman, Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) Hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika engkau membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian engkau meniupnya, lalu menjadi seekor burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang yang berpenyakit kusta dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika engkau mengeluarkan orang mati (dari kubur menjadi hidup) dengan seizin-Ku. Dan ingatlah ketika Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuhmu) di kala waktu engkau mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata, Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.

(QS. Al-Maidah Ayat 110)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More