Saat Rasulullah Disihir Orang Yahudi, Allah Turunkan 2 Surat Ini

Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:21 WIB
"Beliau kena sihir," jawab Malaikat yang di bagian kepala. "Siapa gerangan yang menyihirnya?"

Jawab Malaikat: "Labid bin Al-A'sham, seorang Yahudi. Sihirnya berupa ijuk gulungan yang diletakkan di sumur sebelah sana, pada keluarga si anu, di bawah batu besar. Maka timbalah air sumur dan angkatlah batu besar itu, kemudian ambil dan bakarlah ijuk tersebut."

Rasulullah memperhatikan dialog tamunya itu. Esok harinya, beliau memerintahkan 'Amar bin Yasir dan sahabat untuk mendatangi sumur yang dikatakan Malaikat. Ketika sampai di sumur, terlihat airnya sangat merah seperti darah. Maka air pun ditimba dan batu besar diangkat. Gulungan ijuk itu dikeluarkan kemudian dibakar.

Ketika diamati, dalam gulungan ijuk terdapat 11 buhul pada seutas tali. Maka terbuktilah apa yang dikatakan Malaikat yang berpura-pura menjadi tamu dan menjenguk Rasulullah itu. Malaikat menjelma sebagai manusia, dua insan yang bersaudara.

Maka turunlah Surat perlindungan Al-Falaq dan An-Naas. Sehubungan dengan sakitnya Rasulullah, Beliau diperintahkan Allah Ta'ala membaca kedua surah tersebut. Setiap satu ayat dibaca, maka lepaslah buhul tali pada gulungan ijuk yang digunakan untuk menyihir beliau. Maka begitu beliau selesai membaca, badan pun sehat seperti sedia kala.

Inilah keutamaan Surat Al-Falaq dan An-Naas yang disebut Al-Mu'awwidzatain. Surat ini dapat diamalkan untuk perlindungan dari kejahatan setan, jin maupun sihir manusia.

Surat Al-Falaq dan Terjemahannya

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ


Qul a'uudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki". (QS.Al-Falaq:1-5)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!