Bersegeralah ke Masjid, Tinggalkan Jual Beli!

Jum'at, 05 November 2021 - 09:18 WIB
Apabila diseru untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah ke masjid dan tinggalkan jual beli. Foto/Ist
Jumat adalah sebaik-baik hari dan dikenal dengan Sayyidul Ayyam (penghulu semua hari). Allah memuliakan hari Jumat dengan mencurahkan banyak nikmat termasuk dikabulkannya doa-doa hamba-Nya.

Ada dua perintah Allah yang dikhususkan-Nya untuk orang-orang beriman. Yaitu, bersegera menunaikan sholat Jumat dan meninggalkan aktivitas jual beli. Berikut firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ ﴿٩﴾ فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ﴿١٠﴾ وَإِذَا رَأَوْا تِجَارَةً أَوْ لَهْوًا انْفَضُّوا إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَائِمًا ۚ قُلْ مَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ مِنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ ۚ وَاللَّهُ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhutbah). Katakanlah: 'Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan', dan Allah sebaik-baik pemberi rezeki." (QS Al-Jumu'ah: 9-11)

Keutamaan Meninggalkan Perniagaan Saat Sholat Jumat

Dalam Surat Jumu'ah Ayat 11, kaum mukmin diperingatkan agar meninggalkan urusan perniagaan. Allah menegaskan bahwa apa yang di sisi-Nya lebih baik dari perdagangan di dunia.

وَاِذَا رَاَوۡا تِجَارَةً اَوۡ لَهۡوَا۟ اۨنْفَضُّوۡۤا اِلَيۡهَا وَتَرَكُوۡكَ قَآٮِٕمًا‌ ؕ قُلۡ مَا عِنۡدَ اللّٰهِ خَيۡرٌ مِّنَ اللَّهۡوِ وَمِنَ التِّجَارَةِ‌ ؕ وَاللّٰهُ خَيۡرُ الرّٰزِقِيۡنَ


"Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah, "Apa yang ada di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan, dan Allah pemberi rezeki yang terbaik." (QS. Al-Jumu'ah Ayat 11)

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, dan at-Tirmizi dari Jabir bin 'Abdullah bahwa ketika Nabi berdiri berkhutbah pada hari Jumat, tiba-tiba datanglah rombongan unta (pembawa dagangan), maka para sahabat Rasulullah bergegas mendatanginya sehingga tidak ada yang tinggal mendengarkan khotbah kecuali 12 orang. Saya (Jabir), Abu Bakar, dan Umar termasuk mereka yang tinggal, maka Allah Ta'ala menurunkan ayat: "wa idha ra'au tijaratan au lahwan", sampai akhir surah).

Dalam Tafsir Kemenag dijelaskan, pada ayat ini Allah mencela perbuatan orang-orang mukmin yang lebih mementingkan kafilah dagang yang baru tiba dari pada Rasulullah, sehingga mereka meninggalkan Nabi Muhammad dalam keadaan berdiri berkhutbah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!