Kisah Santri Hasan al-Basri Meminta Didoakan Orang Lain

Sabtu, 06 November 2021 - 09:58 WIB
Imam Hasan Al-Basri setiap hari sholat di Basra. (Ilustrasi : Ist)
Farid al-Din Attar dalam bukunya berjudul Tadhkirat al-Auliya’ berkisah, pada suatu hari, Abu Amr, seorang ahli tafsir terkemuka, sedang mengajar Al-Qur'an. Di tengah-tengah pelajaran, tiba-tiba datang seorang pemuda tampan bergabung ke dalam kelasnya.

Melihat anak yang sangat tampan itu, Abu Amr terkesima dan sampai-sampai dia melupakan seluruh isi Al-Qur'an. Api telah merasukinya, dan dia kehilangan kendali diri. Dalam keadaan ini dia menemui Imam Hasan al-Basri untuk menjelaskan kesulitannya.

“Guru,” dia menangis dengan sedih, bercerita, “Begitulah situasinya. Aku telah melupakan seluruh isi Al-Qur'an.”

Hasan justru yang paling bersedih mendengar apa yang dialami oleh muridnya.

Baca juga: Tobat Hasan Al-Basri Pedagang Permata dan Putra Kaisar yang Meninggal

“Sekarang adalah musim haji,” kata Hasan. “Pergi dan lakukanlah ziarah. Setelah engkau selesai melakukannya, pergilah ke masjid Khaif. Di sana engkau akan melihat seorang lelaki tua sedang duduk berdoa. Jangan mengganggu waktunya, biarkan dia sampai selesai. Kemudian mintalah dia untuk mendoakanmu.”

Abu Amr kemudian melakukan apa yang diperintahkan. Duduk di salah satu sudut masjid, dia memerhatikan ada orang tua terhormat yang sedang dikelilingi orang-orang.

Setelah sekian waktu, datanglah seorang laki-laki mengenakan jubah putih yang sangat bersih. Orang-orang membuka jalan, mengucapkan salam untuknya, dan lalu mereka bercakap-cakap bersama. Ketika waktu sholat hampir tiba, laki-laki berjubah putih itu memohon untuk undur diri. Tidak lama kemudian, yang lainpun pergi, sehingga yang berada di sana tinggal orang tua tersebut.

Abu Amr kemudian mendekat dan mengucapkan salam kepadanya.

“Dengan nama Allah, tolonglah aku,” seru Abu Amr.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!