Tobat Hasan Al-Basri Pedagang Permata dan Putra Kaisar yang Meninggal

Jum'at, 05 November 2021 - 17:31 WIB
loading...
Tobat Hasan Al-Basri...
Hasan al-Basri adalah pedagang permata sebelum menjadi seorang guru dan sufi yang terkenal. (Foto/Ilustrasi : Ist)
A A A
Imam Hasan Al-Basri sebelum memutuskan bertobat dan menjadi seorang sufi didahului dengan pengalaman rohani yang menggugah hati. Kisah tentang ziarah ke makam putra seorang kaisar menjadikan Hasan Al-Basri bersumpah untuk lebih banyak beribadah.

Baca juga: Sahabat Nabi yang Sufi sampai Imam Hasan al-Basri

Farid al-Din Attar dalam bukunya berjudul Tadhkirat al-Auliya’ berkisah pada awalnya Imam Hasan al-Basri adalah seorang penjual permata, karena itulah dia memiliki julukan sebagai Hasan si pedagang mutiara.

Imam Hasan al-Basri menjual barang-barangnya sampai ke Bizantium, dan di sana dia kenal dekat dengan para jenderal dan menteri Kaisar Bizantium.

Suatu waktu, ketika Hasan al-Basri sedang berada di Bizantium. Ia bertemu dengan Perdana Menteri untuk berbincang-bincang.

Setelah sekian lama berbincang-bincang, Perdana Menteri mengajak Hasan ke suatu tempat, dia berkata, “Jika engkau suka, kita akan pergi ke suatu tempat.”

Hasan menjawab, “Terserah engkau, ke mana pun aku ikut.”

Menteri kemudian memerintahkan kepada bawahannya untuk menyiapkan kuda, satu untuk dirinya dan satu untuk Hasan al-Basri. Setelah keduanya menaiki kuda, mereka berangkat menuju ke padang pasir.

Setelah sampai, Hasan al-Basri melihat sebuah tenda yang terbuat dari brokat Bizantium. Tenda itu diikat dengan tali sutra dan pancang-pancangnya yang menancap ke tanah terbuat dari emas. Hasan memerhatikan tenda itu dari kejauhan.

Tidak lama kemudian, datang sekelompok pasukan dengan persenjataan yang lengkap. Mereka lalu mengelilingi tenda tersebut, mengucapkan beberapa patah kata, dan lalu pergi.

Kemudian setelahnya datang para ahli filsafat dan cerdik pandai yang jumlahnya hampir mencapai 400 orang. Mereka melakukan hal yang sama dengan para prajurit sebelumnya, mengucapkan beberapa patah kata, dan lalu pergi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Ombak Setinggi 6 Meter...
Ombak Setinggi 6 Meter Diprediksi Akan Menggulung Perairan Bali
Surat-surat Isaac Newton...
Surat-surat Isaac Newton Soal Nasib Bumi pada 2060 Terungkap
Berbentuk Aneh, Fosil...
Berbentuk Aneh, Fosil Pohon Seuss Berusia 350 Juta Tahun Ditemukan
Artikel Terkini
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Infografis
Lima Pembalap Motor...
Lima Pembalap Motor yang Meninggal Dunia di Lintasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved