Shalat Bersama Setan? Ini Ciri-cirinya yang Harus Dihindari

Sabtu, 25 Desember 2021 - 07:38 WIB
Setan akan senantiasa menggoda manusia agar shalatnya tidak sempurna bahkan membujuk manusia agar ringan meninggalkan shalat. Foto ilustrasi/istFoto
Salah satu cara setan menyesatkan manusia yakni dengan melalaikan manusia dari shalat . Setan akan senantiasa menggoda manusia agar shalatnya tidak sempurna bahkan membujuk manusia agar ringan meninggalkan shalat. Karena itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

"Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia tidak mendengar suara adzan. Apabila panggilan adzan telah selesai maka setan akan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dikumandangkan dia kembali lagi, lalu menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata, 'Ingatlah ini dan itu'. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tidak menyadari berapa rakaat yang sudah dia laksanakan dalam shalatnya." (HR Bukhari)

Baca juga: Setan Berjalan di Aliran Darah, Menyelinap di Sela-sela Shaf Orang Salat



Padahal shalat adalah ibadah yang paling utama dan yang pertama kali dihisab, tentunya setan tidak akan mudah membiarkan manusia menyembah Tuhannya, setan akan terus menempel bersama orang yang salat agar shalatnya tidak khusyu. Dinukil dari buku karya Dr.Hasan el-Qudsy, '60 Kultum & Tausiyah Terbaik Sepanjang Masa', disebutkan ada orang-orang yang shalat bersama setan ini. Mereka adalah sebagai berikut:

1.Orang yang waswas dalam niat

Setan membuat hatinya was wasan dan tidak yakin niatnya telah sempurna. Mengulang takbir berkali – kali, hingga imam rukuk bahkan sujud, ia masih saja dipermainkan setan dalam niat dan takbirnya.

2.Orang yang ingat itu dan ini

Saat tengah shalat, setan akan mendatangi manusia untuk mengingatkan berbagai urusan, hingga shalat seseorang menjadi tidak khusyu. Dikisahkan suatu hari Imam Hanafi didatangi seseorang yang kehilangan barang. Ia lupa menaruh barangnya, oleh Imam Hanafi orang itu dianjurkan untuk salat sepanjang malam hingga menemukan barang yang dicari. Namun baru setengah malam menjalankan salat, setan membuatnya ingat lokasi barang tersebut.

Ketika ditanya mengenai hal tersebut, Imam Hanafi menerangkan bahwa setan tidak akan senang apabila seorang hamba khusyu dalam salatnya, sehingga setan akan membuatnya mengingat apa yang ia lupakan saat shalat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!