Surat Yasin Ayat 39-40: Ayat-Ayat Sains tentang Perputaran Bulan dan Matahari

Kamis, 30 Desember 2021 - 14:01 WIB
Surat Yasin ayat 39-40 berisi penegasan Allah SWT bahwa matahari, bulan, dan semua mahluk langit adalah ciptaan-Nya. (Foto/Ilustrasi : Dok. SINDOnews)
Surat Yasin ayat 39-40 berisi penegasan Allah SWT bahwa matahari, bulan, dan semua mahluk langit adalah ciptaan-Nya. Allah juga menetapkan tempat peredaran bagi bulan dan matahari. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

Allah SWT berfirman:

وَالْقَمَرَ قَدَّرْنٰهُ مَنَازِلَ حَتّٰى عَادَ كَالْعُرْجُوْنِ الْقَدِيْمِ

لَا الشَّمْسُ يَنْۢبَغِيْ لَهَآ اَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا الَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۗوَكُلٌّ فِيْ فَلَكٍ يَّسْبَحُوْنَ

Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.

Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya. (QS Yasin : 39-40)

Baca juga: Surat Yasin Ayat 38: Kuasa Allah SWT dalam Pergerakan Matahari

Secara tekstual, ayat ini bisa dikatakan sebagai ayat-ayat sains, yang sebagian mufassir sudah mengulasnya meski hanya secara ringkas.

Terdapat perdebatan di kalangan ulama terkait tafsir ilmi, sebagian menghindari penafsiran yang bernuansa sains dengan alasan bahwa al-Qur’an bukanlah kitab ilmu pengetahuan, akan tetapi ia merupakan teks untuk membimbing manusia (hudan li al-nas) pada nilai-nilai tauhid dan moral.

Pada ayat sebelumnya Allah menegaskan peredaran bagi matahari dan pada ayat ini, bulan pun ditetapkan kadar dan sistem perdarannya di beberapa tingkat/posisi tertentu (al-manazil).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!