Melihat dari Dekat Benda Peninggalan Rasulullah, Begini Penampakannya
Kamis, 03 Februari 2022 - 13:07 WIB
Untuk diketahui, Rasulullah tidak hanya memiliki satu serban. Diceritakan, Imamah berwarna hijau ini diserahkan kepada sahabat Mu'adz Bin Jabal radhiyalllahu 'anhu ketika Mua'adz diperintahkan berdakwah ke Palestina.
Serban ini kemudian disimpan secara turun-temurun oleh keturunan Mu'adz. Ada 9 koleksi Serban Nabi yang terdaftar secara resmi dan tersebar di beberapa negara. Artinya, benda-benda peninggalan Rasulullah itu cukup banyak dan hingga sekarang masih terjaga keasliannya.
Rambut Nabi
Selain imamah Nabi, ada juga potongan rambut Rasulullah yang sangat indah. Dari balik kaca, penampakan rambut mulia Nabi itu terlihat hitam dan lurus.
Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuhnya kecuali hanya melihat dan menyentuh kaca bagian luar tempat rambut mulia itu dipajang. Penampakan rambut Nabi ini tidak begitu panjang, ukurannya tidak lebih dari 10 Cm dan hanya beberapa helai saja. Qatadah pernah menyebutkan bahwa: " Rambut Rasulullah SAW tidak terlampau keriting, tidak pula lurus kaku, rambutnya mencapai kedua daun telingannya".
Pernah dikisahkan Al-Habib Munzir Al-Musawwa (pendiri Majelis Rasulullah SAW) berkunjung kepada seseorang yang memiliki koleksi rambut baginda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Rambut mulia itu diperlihatkan kepada khalayak tanpa adanya penutup kaca. Sehingga orang-orang boleh melihat, mencium dan bertabarruk (mengambil barokah) kepada rambut baginda Nabi mulia itu.
Seorang yang dikenal Majdub (nyeleneh) mendapat giliran untuk mencium rambut Nabi. Bukannya mencium, ia malah mengeluarkan pemetik api lantas membakar rambut mulia itu.
Ajaibnya, di saat orang-orang berusaha mencegahnya, pemilik koleksi malah tenang-tenang saja dan membiarkannya. Lalu si Majdub ditanya kenapa melakukan tindakan itu (membakar rambut Nabi)? Katanya: "Saya hanya ingin memastikan apakah ini rambut asli Nabi atau bukan?"
Dan terbukti, ketika api yang dinyalakan si Majdub menyentuh rambut Nabi, rambut mulia itu sama sekali tidak terbakar api. Benarlah kata ulama bahwa "Cahaya" tidak dapat dikalahkan oleh api.
Serban ini kemudian disimpan secara turun-temurun oleh keturunan Mu'adz. Ada 9 koleksi Serban Nabi yang terdaftar secara resmi dan tersebar di beberapa negara. Artinya, benda-benda peninggalan Rasulullah itu cukup banyak dan hingga sekarang masih terjaga keasliannya.
Rambut Nabi
Selain imamah Nabi, ada juga potongan rambut Rasulullah yang sangat indah. Dari balik kaca, penampakan rambut mulia Nabi itu terlihat hitam dan lurus.
Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuhnya kecuali hanya melihat dan menyentuh kaca bagian luar tempat rambut mulia itu dipajang. Penampakan rambut Nabi ini tidak begitu panjang, ukurannya tidak lebih dari 10 Cm dan hanya beberapa helai saja. Qatadah pernah menyebutkan bahwa: " Rambut Rasulullah SAW tidak terlampau keriting, tidak pula lurus kaku, rambutnya mencapai kedua daun telingannya".
Pernah dikisahkan Al-Habib Munzir Al-Musawwa (pendiri Majelis Rasulullah SAW) berkunjung kepada seseorang yang memiliki koleksi rambut baginda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Rambut mulia itu diperlihatkan kepada khalayak tanpa adanya penutup kaca. Sehingga orang-orang boleh melihat, mencium dan bertabarruk (mengambil barokah) kepada rambut baginda Nabi mulia itu.
Seorang yang dikenal Majdub (nyeleneh) mendapat giliran untuk mencium rambut Nabi. Bukannya mencium, ia malah mengeluarkan pemetik api lantas membakar rambut mulia itu.
Ajaibnya, di saat orang-orang berusaha mencegahnya, pemilik koleksi malah tenang-tenang saja dan membiarkannya. Lalu si Majdub ditanya kenapa melakukan tindakan itu (membakar rambut Nabi)? Katanya: "Saya hanya ingin memastikan apakah ini rambut asli Nabi atau bukan?"
Dan terbukti, ketika api yang dinyalakan si Majdub menyentuh rambut Nabi, rambut mulia itu sama sekali tidak terbakar api. Benarlah kata ulama bahwa "Cahaya" tidak dapat dikalahkan oleh api.
Lihat Juga :