Manfaat dan Keutamaan Membaca Sholawat Nabi

Selasa, 15 Maret 2022 - 22:35 WIB
Manfaat berikutnya dari membaca Sholawat Nabi adalah menghapus dosa-dosa yang pernah dilakukan semasa hidup. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثَمَانِينَ مَرَّةً غُفِرَ لَهُ ذُنُوبُ ثَمَانِينَ سَنَةٍ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ الصَّلَاةُ عَلَيْك قَالَ تَقُولُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِك وَنَبِيِّك وَرَسُولِك النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَتَعْقِدُ وَاحِدَةً

"Barangsiapa yang bersholawat kepadaku di hari Jumat sebanyak 80 kali niscaya Allah akan mengampuni dosanya selama 80 tahun. Ada yang bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah, bagaimana cara bershalawat atasmu? Beliau menjawab: Ucapkan 'Allahumma sholli alaa Muhammadin 'abdika wa Rasulika an-Nabiyyil ummiy,' ini dihitung satu kali.”

3. Dikabulkan Hajatnya

Manfaat lain dari membaca Sholawat Nabi adalah dikabulkan hajatnya oleh Allah. Hal tersebut dijelaskan dalam Hadis berikut:

روي عن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله غليه وسلم: "من صلى عليّ في يوم الجمغة مائة مرة قضى الله له مائة حاجة, سبعين من حوائج الأخرة وثلاثين من حوائج الدنيا. ويوكل الله بصلاته على ملكا حتى يدخلها على قبري كما تدخل على أحدكم الهداية. ويخبرني بإسمه فأثبته عندي في صحيفة بيضاء وأكفئه بها يوم القيامة.

Artinya: "Diriwayatkan dari Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa bershalawat kepadaku di hari Jumat 100 kali, maka Allah akan mengabulkan baginya 100 hajat, yang 70 dari kebutuhan akhirat dan 30 dari kebutuhan dunia. Dan Allah membebankan sholawat tersebut kepada malaikat hingga menghaturkannya ke kuburanku, layaknya (cahaya) hidayah yang masuk kepada kamu sekalian, dan Malaikat memberi tahu akan namanya, kemudian aku menetapkannya di sampingku di dalam lembaran yang putih bersih, dan dengan shalawatnya, aku mencukupinya (memberi syafaat) kelak di hari kiamat."

4. Didoakan Malaikat

Manfaat berikutnya dari membaca Sholawat Nabi adalah didoakan oleh para Malaikat. Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah.

عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: "مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا صَلَّى عَلَيَّ، فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!