Hukum Wanita Membaca Al-Qur'an Tetapi Tidak Berjilbab, Begini Penjelasannya

Rabu, 20 April 2022 - 12:54 WIB
Bagi muslimah membaca Al-Quran akan lebih afdhol bila dilakukan dengan menutup auratnya (berjilbab atau kerudung). Foto ilustrasi/istimewa
Kegiatan t adarus Al-Qur'an di bulan Ramadhan menjadi pemandangan umum yang sering kita jumpai. Begitu juga dengan aktivitas wanita muslimah. Hanya saja, masih ada sebagian muslimah yang ketika membaca Al-Qur'an ini, dengan aurat yang masih terbuka. Misalnya tanpa memakai jilbab atau kerudung. Bagaimana hukumnya?

Aktivitas membaca Al-Qur'an sendiri merupakan bentuk dan ciri dari pada keimanan dan ketakwaan seeorang sebagaimana cara mensyukuri nikmat Allah. Terlebih lagi Al-Qur'an merupakan kitab suci yang didalamnya bersumber ajaran mengenai agama islam.

Mengenai hukum tidak menutup aurat ketika membaca Al-Qur'an memang tidak terdapat dalil yang menegaskan mengenai hal ini. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin pernah ditanya tentang hukum wanita yang membaca Al-Qur'an tanpa memakai jilbab. Apakah semacam ini dibolehkan?

Baca juga: Pada Situasi Seperti Ini, Terlarang Membaca Al-Qur'an Secara Jahr



Beliau menjawab, “Untuk membaca Al-Qur'an, tidak ada persyaratan bagi wanita untuk menutup kepalanya. Karena tidak disyaratkan untuk menutup aurat ketika membaca Al-Qur'an. Berbeda dengan sholat. Sholat seseorang bisa tidak sah kecuali dengan menutup aurat." (Fatawa Nurun ala ad-Darb)

Menurut Ustadz Ammi Nur Baits, Dewan Pembina Konsultasi Syariah, pertanyaan semisal juga pernah diajukan di Syabakah Al-Fatwa Asy-Syar’iyah. Syaikh Prof. Dr. Ahmad Hajji Al-Kurdi memberi jawaban, “Jika tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa tindakan itu termasuk melecehkan atau tidak menghormati Al-Qur'an, maka perbuatan semacam ini tidak haram. Hanya saja tidak sesuai dengan adab yang diajarkan ketika membaca Al-Qur'an.”

Kewajiban Menutup Aurat Bagi Muslimah

Muslimah, meskipun tidak terdapat hukum yang menegaskan bahwa ketika membaca Al-Qur'an harus menutup aurat, namun menutup aurat sendiri terutama bagi kaum wanita merupakan sebuah kewajiban seperti manfaat ucapan alhamdulillah. Sebagaimana firman Allah Ta'ala :

قُل لِّلۡمُؤۡمِنَٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ أَبۡصَٰرِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَاۖ وَلۡيَضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّۖ وَلَا يُبۡدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوۡ ءَابَآئِهِنَّ أَوۡ ءَابَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآئِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآئِهِنَّ أَوۡ أَبۡنَآءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوۡ إِخۡوَٰنِهِنَّ أَوۡ بَنِيٓ إِخۡوَٰنِهِنَّ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُنَّ أَوِ ٱلتَّٰبِعِينَ غَيۡرِ أُوْلِي ٱلۡإِرۡبَةِ مِنَ ٱلرِّجَالِ أَوِ ٱلطِّفۡلِ ٱلَّذِينَ لَمۡ يَظۡهَرُواْ عَلَىٰ عَوۡرَٰتِ ٱلنِّسَآءِۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِأَرۡجُلِهِنَّ لِيُعۡلَمَ مَا يُخۡفِينَ مِن زِينَتِهِنَّۚ وَتُوبُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٣١
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!