Peristiwa Besar Saat Gerhana Matahari Zaman Nabi, Kini Pertanda Apa?
Minggu, 21 Juni 2020 - 05:00 WIB
"Mereka menyatakan pengakuan mereka tentang kejujuran orang itu, yang dalam situasi yang sangat gawat ia tetap mempertahankan hak dan kejujurannya yang sungguh-sungguh!" tulis Haekal.
Baca juga: Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Salat Gerhana Matahari Cincin
Tiga Peristiwa Besar
Menurut Muhammad Ma’rufin Sudibyo, pengurus LF Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), berdasarkan data hisab Five Millenium Canon of Solar Eclipses yang disilangkan dengan data sejarah, pada zaman dahulu, terdapat tiga peristiwa besar yang terjadi saat gerhana matahari.
Selain pada saat putra Rasulullah SAW meninggal, peristiwa besar kedua adalah gerhana matahari total pada 9 Mei 1533 SM bertepatan dengan masa Nabi Ibrahim AS di Tanah Palestina. Menurut Ma’rufin, gerhana tersebut berlangsung kala matahari dalam proses terbenam.
Baca Juga: Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Juni 2020
Selanjutnya yang ketiga, Ma’rufin menyebut bahwa pernah juga terjadi gerhana matahari cincin (GMC) yang bertepatan dengan pertempuran puncak penaklukan tanah Palestina oleh pasukan di bawah pimpinan Nabi Yusya, tepatnya pada 30 Oktober 1207 SM.
Selain itu, gerhana matahari juga terjadi pada 24 November 569 M, berdekatan dengan masa kelahiran Rasulullah SAW. Saat itu, terjadi peristiwa gerhana matahari total (GMT). Namun, gerhana nampak sebagian di Kota Makkah .
“Di Kota Suci Makkah, gerhana itu nampak sebagai gerhana sebagian di pagi hari dengan 64 persen cakram matahari tertutupi,” tutur Ma’rufin.
Konjungsi Bulan-Matahari
Baca juga: Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Salat Gerhana Matahari Cincin
Tiga Peristiwa Besar
Menurut Muhammad Ma’rufin Sudibyo, pengurus LF Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), berdasarkan data hisab Five Millenium Canon of Solar Eclipses yang disilangkan dengan data sejarah, pada zaman dahulu, terdapat tiga peristiwa besar yang terjadi saat gerhana matahari.
Selain pada saat putra Rasulullah SAW meninggal, peristiwa besar kedua adalah gerhana matahari total pada 9 Mei 1533 SM bertepatan dengan masa Nabi Ibrahim AS di Tanah Palestina. Menurut Ma’rufin, gerhana tersebut berlangsung kala matahari dalam proses terbenam.
Baca Juga: Jadwal Puasa Sunnah di Bulan Juni 2020
Selanjutnya yang ketiga, Ma’rufin menyebut bahwa pernah juga terjadi gerhana matahari cincin (GMC) yang bertepatan dengan pertempuran puncak penaklukan tanah Palestina oleh pasukan di bawah pimpinan Nabi Yusya, tepatnya pada 30 Oktober 1207 SM.
Selain itu, gerhana matahari juga terjadi pada 24 November 569 M, berdekatan dengan masa kelahiran Rasulullah SAW. Saat itu, terjadi peristiwa gerhana matahari total (GMT). Namun, gerhana nampak sebagian di Kota Makkah .
“Di Kota Suci Makkah, gerhana itu nampak sebagai gerhana sebagian di pagi hari dengan 64 persen cakram matahari tertutupi,” tutur Ma’rufin.
Konjungsi Bulan-Matahari
Lihat Juga :