Hari Kiamat, Sangkakala Ditiup Saat Manusia Sibuk dengan Dunianya

Senin, 23 Mei 2022 - 06:00 WIB
Tiupan sangkakala pertama akan mengguncang alam semesta dan mematikan seluruh makhluk. Kemudian disusul tiupan kedua yang akan membangkitkan seluruh manusia dari kuburnya. Foto ilustrasi/Ist
Hari Kiamat benar-benar akan terjadi dan waktunya dirahasiakan oleh Allah Ta'ala. Seluruh makhluk akan binasa dengan tiupan Sangkakala yang mengguncang alam semesta.

Malaikat Israfil akan meniup Sangkakala pada Hari Kiamat sesuai perintah Allah. Sangkakala akan ditiup sebanyak dua kali, riwayat lain menyebutkan tiga kali. Ulama yang berpendapat tiga kali mengatakan, tiupan pertama akan mengagetkan seluruh makhuk dan menyebabkan kepanikan. Tiupan kedua, mematikan seluruh makhluk. Tiupan ketiga untuk membangkitkan seluruh makhluk.

Baca Juga: Menguak Misteri Trompet Malaikat Israfil sebagai Pertanda Hari Kiamat

Adapun pendapat lain, Sangkakala ditiup sebanyak dua kali. Mereka berdalil dengan firman Allah berikut:

يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ

Artinya: "(Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam. (Tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua." (QS An-Nazi'at Ayat 6-7)

Tiupan Sangkakala pertama, semuanya rusak dan hancur. Kemudian tiupan kedua membangkitkan seluruh manusia dari kuburnya. Inilah hari Kiamat dalam arti yang sebenarnya.

Sangkakala Ditiup Saat Mereka Sibuk Urusan Dunia

Dalam Al-Qur'an, Allah mengabarkan ditiupnya Sangkakala akan membinasakan orang-orang kafir saat mereka sibuk dengan urusan dunianya. Berikut firman-Nya dalam Surat Yasin:

مَا يَنۡظُرُوۡنَ اِلَّا صَيۡحَةً وَّاحِدَةً تَاۡخُذُهُمۡ وَهُمۡ يَخِصِّمُوۡنَ

Artinya: "Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar." (QS. Yasin Ayat 49)

Allah memperingatkan bahwa mereka tidak akan menunggu terlalu lama datangnya hari kebangkitan itu. Cukup dengan suatu teriakan aba-aba saja, yaitu suara tiupan pertama dari Sangkakala yang membawa kehancuran alam ini. Kemudian semua manusia dibangkitkan kembali dan dikumpulkan ke hadapan Allah untuk diperhitungkan segala perbuatannya.

Dalam Tafsir Kemenag dijelaskan bahwa manusia tidak akan menyadari kedatangan hari Kiamat. Mereka dimatikan secara tiba-tiba dalam keadaan saling berselisih dan berbantah-bantahan dalam urusan dunia. Peristiwa Kiamat atau kematian terjadi secara tiba-tiba karena keduanya terjadi bukan hasil kompromi antara Allah dengan manusia, tetapi karena kehendak dan kekuasaan Allah semata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!