Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat 21 dan Kisah Uang Bergambar Raja Decyanus

Jum'at, 10 Juni 2022 - 19:20 WIB
Surah Al-Kahfi ayat 21 ini mengisahkan tentang salah satu pemuda Ashabul Kahfi yakni Tamlikha untuk pergi berbelanja dengan membawa uang perak dari kawan-kawannya. Foto/Ilustrasi: SINDOnews
Surah Al-Kahfi ayat 21 ini mengisahkan tentang salah satu pemuda Ashabul Kahfi yakni Tamlikha untuk pergi berbelanja dengan membawa uang perak dari kawan-kawannya. Dalam tafsir ayat ini Tamlikha merasa terkejut akan perubahan kota.

Baca juga: Surat Al-Kahfi Ayat 19-20: Kisah Ashabul Kahfi Terbangun dari Tidur Panjangnya

Allah SWT berfirman:

وَكَذٰلِكَ اَعۡثَرۡنَا عَلَيۡهِمۡ لِيَـعۡلَمُوۡۤا اَنَّ وَعۡدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّاَنَّ السَّاعَةَ لَا رَيۡبَ فِيۡهَا ‌ۚ اِذۡ يَتَـنَازَعُوۡنَ بَيۡنَهُمۡ اَمۡرَهُمۡ‌ فَقَالُوۡا ابۡنُوۡا عَلَيۡهِمۡ بُنۡيَانًـا ‌ ؕ رَبُّهُمۡ اَعۡلَمُ بِهِمۡ‌ؕ قَالَ الَّذِيۡنَ غَلَبُوۡا عَلٰٓى اَمۡرِهِمۡ لَـنَـتَّخِذَنَّ عَلَيۡهِمۡ مَّسۡجِدًا

Wa kazaalika a'sarnaa 'alaihim liya'lamuuu anna wa'dal laahi haqqunw wa annas Saa'ata laa raiba fiihaa iz yatanaaza'uuna bainahum amrahum faqoolub nuu 'alaihim bunyaanaa; Rabbuhum a'lamu bihim; qoolal laziina ghalabuu 'alaaa amrihim lanat takhizanna 'alai

Artinya: Dan demikian (pula) Kami perlihatkan (manusia) dengan mereka, agar mereka tahu, bahwa janji Allah benar, dan bahwa (kedatangan) hari Kiamat tidak ada keraguan padanya. Ketika mereka berselisih tentang urusan mereka, maka mereka berkata, "Dirikanlah sebuah bangunan di atas (gua) mereka, Tuhan mereka lebih mengetahui tentang mereka." Orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata, "Kami pasti akan mendirikan sebuah rumah ibadah di atasnya." ( QS Al-Kahfi : 21)

Tafsir Kementerian Agama menyebutkan bahwa dalam ayat ini, dijelaskan keadaan Ashabul Kahfi setelah bangun dari tidur panjangnya.

Setelah Tamlikha pergi ke kota untuk berbelanja dengan membawa uang perak dari kawan-kawannya, ia melihat suasana kota Ephesus yang jauh berbeda dari apa yang diperkirakan. Saat datang ke kota itu, dia menemukan rakyatnya sudah beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Namun demikian, di antara rakyatnya ada beriman penuh kepada kejadian hari kiamat, dan ada yang masih ragu. Ada yang mengatakan kiamat itu dengan roh saja, ada pula yang mengatakan kiamat itu dengan roh dan jasad.

Sebagaimana Allah membangkitkan Ashhabul Kahf itu dari tidurnya, supaya saling bertanya satu sama lain tentang diri mereka, sehingga keimanan mereka bertambah sempurna, demikian pulalah Tuhan mempertemukan penduduk kota itu dengan Ashhabul Kahf, ketika mereka berselisih tentang masalah hari kiamat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!