Kisah Berhala Berbicara Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad
Kamis, 30 Juni 2022 - 23:53 WIB
Ushom pun senang dan keluar pergi memberitahuku. Lalu kami mendengar tentang beritamu wahai Rasulullah! Beberapa hari setelah itu, ada seorang laki-laki lagi yang bernama Thoriq hendak menyembelih sembelihan di dekat berhala itu.
Ketika ia mengangkat tangannya untuk menyembelih maka terdengar suara yang berasal dari perut berhala itu: "Hai Thoriq! Nabi yang benar telah diutus. Didatangkan kepadanya suatu wahyu Firman Allah Yang Maha Mulia dan Maha Pencipta. Thoriq pun pergi menuju keramaian dan berteriak mengatakan perkataan suara Berhala itu di antara orang-orang sehingga kabar-kabarmu pun meyakinkan kami. Akan tetapi kami hidup di kalangan orang-orang yang membuat kebohongan tentangmu dan yang membenarkanmu.
Tiga hari yang lalu aku hendak menyembelih sembelihan di dekat berhala. Ketika aku mengangkat tanganku untuk menyembelihnya maka aku mendengar suara yang keras dari perut berhala dengan bahasa yang jelas: "Hai Ghossan bin Malik Al-Amiri! Telah datang kebenaran seorang Nabi keturunan Hasyim di Tuhamah. Orang-orang yang menolongnya akan mendapatkan keselamatan dan orang-orang yang menghinakannya akan mendapatkan kekecewaan. Ia adalah Nabi yang memberi petunjuk dan mengajak menyembah Allah sampai Hari Kiamat." Kemudian berhala itu melompat dari tanah dan jatuh telungkup.
Mendengar cerita Ghossan, Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama membaca Takbir dan diiringi oleh para Sahabat. Laki-laki itu (Ghossan) berkata. "Aku memiliki tiga syair bait. Apakah anda mengizinkanku membacakannya untukmu?:
Rasulullah pun mengizinkannya. Kemudian Ghossan berkata: "Aku mempercepat perjalanan mencari (Muhammad) melewati tanah datar. Dan naik ke tanah- tanah berpasir agar aku bisa menolong manusia terbaik dengan pertolongan yang dikukuhkan. Dan aku akan menguatkan ikatan-ikatan (ajaran)mu dengan ikatan (hati)ku. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Allah adalah Haq (kebenaran) Yang Maha Esa. Agama Islam ini adalah agama yang aku percayai selama aku masih hidup."
Demikian kisah berhala yang dapat berbicara menyampaikan kebenaran Rasulullah SAW. Semoga kisah ini menambah keimanan dan kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah.
Baca Juga: Gagal Membunuh Nabi Muhammad, Laki-laki Quraisy Ini Akhirnya Masuk Islam
Ketika ia mengangkat tangannya untuk menyembelih maka terdengar suara yang berasal dari perut berhala itu: "Hai Thoriq! Nabi yang benar telah diutus. Didatangkan kepadanya suatu wahyu Firman Allah Yang Maha Mulia dan Maha Pencipta. Thoriq pun pergi menuju keramaian dan berteriak mengatakan perkataan suara Berhala itu di antara orang-orang sehingga kabar-kabarmu pun meyakinkan kami. Akan tetapi kami hidup di kalangan orang-orang yang membuat kebohongan tentangmu dan yang membenarkanmu.
Tiga hari yang lalu aku hendak menyembelih sembelihan di dekat berhala. Ketika aku mengangkat tanganku untuk menyembelihnya maka aku mendengar suara yang keras dari perut berhala dengan bahasa yang jelas: "Hai Ghossan bin Malik Al-Amiri! Telah datang kebenaran seorang Nabi keturunan Hasyim di Tuhamah. Orang-orang yang menolongnya akan mendapatkan keselamatan dan orang-orang yang menghinakannya akan mendapatkan kekecewaan. Ia adalah Nabi yang memberi petunjuk dan mengajak menyembah Allah sampai Hari Kiamat." Kemudian berhala itu melompat dari tanah dan jatuh telungkup.
Mendengar cerita Ghossan, Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama membaca Takbir dan diiringi oleh para Sahabat. Laki-laki itu (Ghossan) berkata. "Aku memiliki tiga syair bait. Apakah anda mengizinkanku membacakannya untukmu?:
Rasulullah pun mengizinkannya. Kemudian Ghossan berkata: "Aku mempercepat perjalanan mencari (Muhammad) melewati tanah datar. Dan naik ke tanah- tanah berpasir agar aku bisa menolong manusia terbaik dengan pertolongan yang dikukuhkan. Dan aku akan menguatkan ikatan-ikatan (ajaran)mu dengan ikatan (hati)ku. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya Allah adalah Haq (kebenaran) Yang Maha Esa. Agama Islam ini adalah agama yang aku percayai selama aku masih hidup."
Demikian kisah berhala yang dapat berbicara menyampaikan kebenaran Rasulullah SAW. Semoga kisah ini menambah keimanan dan kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah.
Baca Juga: Gagal Membunuh Nabi Muhammad, Laki-laki Quraisy Ini Akhirnya Masuk Islam
(rhs)
Lihat Juga :