Berhala Mewah Raja Duramsyil Berjatuhan karena Suara Nabi Nuh

Minggu, 26 April 2020 - 14:18 WIB
Setelah sadar dari pingsannya, raja bertanya kepada orang-orang yang berada di sekitarnya, “Suara apakah itu?”

Mereka yang telah mendengar suara itu menjawab, “Itu adalah suara seorang laki-laki yang bernama Nuh. Dia orang gila dan akalnya terganggu.”

Raja Duramsyil berkata, “Bawa dia ke hadapanku!” Atas perintah itu, para pembantu raja pergi kepada Nuh, kemudian mereka membawanya dan menghadapkannya kepada sang raja.

Raja berkata kepada Nuh, “Siapa engkau?” Nuh menjawab, “Aku adalah Nuh, utusan Tuhan semesta alam. Aku datang kepada kalian membawa risalah agar kalian beriman kepada Allah saja dan tidak menyembah berhala-berhala ini.”

Raja Duramsyil berkata, “Bila engkau gila, aku akan menyembuhkanmu; bila engkau fakir, aku akan menolongmu; dan bila engkau punya utang, aku akan membayarkan utangmu.”

Nabi Nuh AS berkata, “Aku tidak gila, tidak fakir, dan tidak pula berutang, tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam.”

Nabi Nuh adalah orang pertama yang diangkat menjadi rasul. Dia termasuk salah satu rasul Ulul ‘Azmi yang telah diutus kepada keturunan Qabil karena mereka terus-menerus menyembah berhala dan mempertontonkan kemusyrikan.

Dia mengajak mereka untuk mengesakan Allah dan mengatakan, “Tidak ada tuhan kecuali Allah dan Nuh adalah utusan Allah.”

Mendengar jawaban Nuh ini, raja marah dan berkata, “Seandainya hari ini bukan hari raya, tentu aku membunuhnya dengan cara yang sangat keji.” (Bersambung)
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!