Malaikat Jibril Membawa 2 Surah Ini ketika Rasulullah SAW Terkena Sihir
Rabu, 20 Juli 2022 - 05:15 WIB
Jadi, jika kita ingin terhindar dari segala bentuk sihir. Maka dianjurkan untuk membaca al-Mu’awwidzatain.
Baca juga: Amalan yang Menjauhkan Pengaruh Buruk Sihir
Berikut redaksi dua surah Al-Mua’wwidzatain.
Surah Al-Falaq
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS al-Falaq [113]: 1-5)
Surah An-Nas
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ مَلِكِ النَّاسِۙ اِلٰهِ النَّاسِۙ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS al-Nas [114]: 1-6)
Baca juga: Baca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, Ini Fadhilahnya
Waswas
Dalam surah al-Falaq disinggung mengenai sihir. Sihir adalah bentuk perilaku kejahatan manusia kepada manusia lain dengan bantuan setan. Kejahatan tukang sihir dalam surah al-Falaq ini diabadikan dalam cerita nukilan dalam hadits.
Baca juga: Amalan yang Menjauhkan Pengaruh Buruk Sihir
Berikut redaksi dua surah Al-Mua’wwidzatain.
Surah Al-Falaq
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ ࣖ
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” (QS al-Falaq [113]: 1-5)
Surah An-Nas
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ مَلِكِ النَّاسِۙ اِلٰهِ النَّاسِۙ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ࣖ
Artinya: Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS al-Nas [114]: 1-6)
Baca juga: Baca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, Ini Fadhilahnya
Waswas
Dalam surah al-Falaq disinggung mengenai sihir. Sihir adalah bentuk perilaku kejahatan manusia kepada manusia lain dengan bantuan setan. Kejahatan tukang sihir dalam surah al-Falaq ini diabadikan dalam cerita nukilan dalam hadits.
Lihat Juga :