Penyebab Abu Lahab dan Istrinya Dilaknat Allah
Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:25 WIB
Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Abu Lahab akan binasa dan kata-kata ini sebagai kutukan dari Allah baginya. Binasa pada kedua tangannya karena tangan adalah alat bekerja dan bertindak. Bila kedua belah tangan seseorang telah binasa, berarti ia telah binasa.
Mengutip tafsir Kemenag, permulaan ayat ini adalah kutukan atas kebinasaan Abu Lahab dan penutupnya adalah keterangan dari Allah bahwa kutukan itu telah terbukti dan Abu Lahab merugi di dunia dan akhirat.
Ketika ayat "Tabbat yadaa Abi Lahabin watabba" turun, istri Abu Lahab Ummu Jamil al-'Aur (wanita yang sebelah matanya buta) binti Harb datang berteriak-teriak. Ia membawa batu sekepalan tangan, seraya berkata. "Dia mencela (agama kami), kami menolak. Agamanya kami benci dan perintahnya kami bantah."
Ketika itu Nabi sedang duduk di dalam masjid bersama Abu Bakar. Ketika Abu Bakar melihat wanita itu, beliau berkata, "Wahai Rasulullah, wanita itu telah datang. Saya khawatir dia melihatmu."
Maka Rasulullah SAW berkata: "Dia tidak akan melihatku." Kemudian Nabi membaca sebuah ayat dan berlindung dengan ayat tersebut. Beliau membaca ayat yang artinya: "Dan apabila kamu membaca Al-Qur'an, kami jadikan di antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman itu penghalang yang tertutup." (Al-Isra Ayat 45)
Wanita itu berdiri di depan Abu Bakar, namum ia tidak bisa melihat Rasulullah SAW. Ia berkata: "Hai Abu Bakar, aku mendapat kabar bahwa temanmu itu telah menghinaku." Abu Bakar berkata: "Tidak. Demi Tuhan Pemilik Ka'bah. Dia tidak mencelamu."
Lalu wanita itu berpaling sambil berkata: "Kaum Quraisy telah tahu kalau aku adalah putri pembesarnya." (Riwayat Al-hakim)
Allah mengabadikan kisah kebinasaan Abu Lahab dan istrinya ini dalam Surat Al-Lahab berikut:
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (1) مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ (2) سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ (3) وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (4) فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ (5)
Artinya: "Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut." (Surat Al-Lahab ayat 1-5)
Mengutip tafsir Kemenag, permulaan ayat ini adalah kutukan atas kebinasaan Abu Lahab dan penutupnya adalah keterangan dari Allah bahwa kutukan itu telah terbukti dan Abu Lahab merugi di dunia dan akhirat.
Ketika ayat "Tabbat yadaa Abi Lahabin watabba" turun, istri Abu Lahab Ummu Jamil al-'Aur (wanita yang sebelah matanya buta) binti Harb datang berteriak-teriak. Ia membawa batu sekepalan tangan, seraya berkata. "Dia mencela (agama kami), kami menolak. Agamanya kami benci dan perintahnya kami bantah."
Ketika itu Nabi sedang duduk di dalam masjid bersama Abu Bakar. Ketika Abu Bakar melihat wanita itu, beliau berkata, "Wahai Rasulullah, wanita itu telah datang. Saya khawatir dia melihatmu."
Maka Rasulullah SAW berkata: "Dia tidak akan melihatku." Kemudian Nabi membaca sebuah ayat dan berlindung dengan ayat tersebut. Beliau membaca ayat yang artinya: "Dan apabila kamu membaca Al-Qur'an, kami jadikan di antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman itu penghalang yang tertutup." (Al-Isra Ayat 45)
Wanita itu berdiri di depan Abu Bakar, namum ia tidak bisa melihat Rasulullah SAW. Ia berkata: "Hai Abu Bakar, aku mendapat kabar bahwa temanmu itu telah menghinaku." Abu Bakar berkata: "Tidak. Demi Tuhan Pemilik Ka'bah. Dia tidak mencelamu."
Lalu wanita itu berpaling sambil berkata: "Kaum Quraisy telah tahu kalau aku adalah putri pembesarnya." (Riwayat Al-hakim)
Allah mengabadikan kisah kebinasaan Abu Lahab dan istrinya ini dalam Surat Al-Lahab berikut:
تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ (1) مَا أَغْنَى عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ (2) سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ (3) وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (4) فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ (5)
Artinya: "Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut." (Surat Al-Lahab ayat 1-5)
Lihat Juga :