Al-Qur'an dan Hadis Tegaskan Kaum Mukmin Melihat Allah Taala di Akhirat Kelak

Kamis, 11 Agustus 2022 - 13:03 WIB
Berikutnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

لَهُم مَّايَشَآءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌ

"Mereka di dalamnya (surga) memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami adalah tambahannya". [ QS Qaf : 35]

Syaikh Shalih Al Fauzan juga menjelaskan makna tambahan pada ayat di atas, artinya ialah melihat Wajah Allah Taala. Begitu juga Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, ayat ini, seperti firman Allah

لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ

Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. [QS Yunus:26]. Yaitu seperti dalam riwayat Muslim dari Shuhaib bin Sinan Ar Rumi, bahwa maksud ayat tersebut adalah melihat Wajah Allah Yang Mulia.

Sementara itu, berkaitan dengan mafhum dari firman Allah:

كَلآَّإِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَمَحْجُوبُونَ

"Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb mereka". [QS Al Muthaffifin:15].

Baca juga: Melihat Allah Merupakan Kebahagiaan Terbesar, Begini Penjelasan Imam Ghazali

Imam Syafi’i , seperti dinukil oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya menegaskan, “Dalam ayat ini terdapat dalil, bahwa kaum mukminin akan melihat Rabb-nya pada hari (akhirat) itu”.

Penjelasan Hadis

Hadis yang menyatakan bahwa kaum mukminin akan melihat Allah di akhirat secara nyata dan dengan mata kepala mereka, adalah merupakan hadis mutawatir. Ibnu Katsir menyatakan, bahwa kenyataan ini tidak mungkin dapat ditolak.

Ibnu Taimiyah mencukupkan pemaparan satu hadis saja, yaitu hadis yang muttafaq ‘alaih bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ رَبَّكُمْ كَمَا تَرَوْنَ هَذَا الْقَمَرَ لاَ تَضَامُّوْنَ فِي رُؤْيَتِهِ، فَإِنِ اْستَطَعْتُمْ أَنْ لاَ تُغْلَبُوْا عَلَى صَلاَةٍ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَصَلاَةٍ قَبْلَ غُرُوْبِهَا فَافْعَلُوْا

Sesungguhnya kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan ini (dalam permulaan hadis, diceritakan; waktu itu Nabi SAW sedang melihat bulan yang tengah purnama)."

"Kalian tidak berdesak-desakkan ketika melihatNya (ada yang membaca la tudhamuna tanpa tasydid dan di dhammah ta’nya, artinya: kalian tidak akan ditimpa kesulitan dalam melihatNya)."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!