Surat Yusuf Ayat 59: Balas Kejahatan Saudara dengan Kebaikan

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 23:56 WIB
3. Konsep pembagian pangan oleh Nabi Yusuf ini sangat menarik. Yaitu dengan cara barter agar roda ekonomi dan usaha tetap berputar. Karenanya beliau menyarankan harus ada suatu barang yang diberikan sebagai ganti atas pangan yang diambil dari kerajaan. Tidak terkecuali para saudaranya yang juga datang tanpa tangan kosong, alias ada barang barternya.

4. "Bahwa aku menyempurnakan sukatan (ukuran)". Jangan mengurangi timbangan atau estimasi dalam menilai harga suatu barang. Begitulah Nabi Yusuf menjadi estimator atas barang-barang yang dibawa rakyatnya untuk ditukar dengan makanan, tanpa ada pengurangan sedikitpun apalagi kecurangan.

5. Nabi Yusuf membalas kejahatan para saudaranya dengan kebaikan dalam bentuk memberikan sempurna timbangan atau estimasi atas barang yang dibawanya. Bahkan barang barter yang dibawa oleh mereka sama sekali tidak diambil oleh Nabi Yusuf. Saudara lebih berhak untuk dimaafkan jika kita bisa memaafkan orang lain yang bukan saudara.

6. "Dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu?". Memuliakan tamu adalah akhlak para nabi. Bahkan bukti keimanan kepada Allah dan hari Akhir terlihat dalam memuliakan tamu.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Surat Yusuf Ayat 58: Kisah Pertemuan Nabi Yusuf dengan Saudara-saudaranya

(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!