5 Perkara Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Bersedekah
Minggu, 11 September 2022 - 14:06 WIB
Sedekah adalah amalan yang sangat mulia, namun ternyata ada beberapa perkara penting yang perlu diperhatikan sebelum bersedekah ini. Foto ilustrasi/ist
Sedekah adalah amalan yang sangat mulia, namun ternyata ada beberapa perkara penting yang perlu diperhatikan sebelum bersedekah ini. Perkara apa saja dan bagaimana dalil-dalilnya?
Anjuran ber- sedekah tercantum dalam Surat Al-Baqarah pada ayat 264. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir,"(QS. Al-Baqarah : 264)
Baca juga: Inilah Waktu Terbaik Bersedekah yang Memiliki Pahala Terbesar
Lantas perkara-perkara apa saja yang harus diketahui tentang sedekah ini? Dalam buku "Sedekah Sunnah', Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bersedekah. Berikut di antaranya:
1. Ikhlas
Sedekah harus ikhlas karena Allah Ta'ala, tidak dimasuki dan dicampuri riya dan sum’ah (ingin dipuji orang) Dari Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu dia berkata, "Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
'Sesungguhnya setiap amal disertai niat, dan seseorang itu hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya.'" (HR Bukhari dan Muslim)
2. Berasal dari harta yang halal dan baik
Anjuran ber- sedekah tercantum dalam Surat Al-Baqarah pada ayat 264. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تُبْطِلُوا۟ صَدَقَٰتِكُم بِٱلْمَنِّ وَٱلْأَذَىٰ كَٱلَّذِى يُنفِقُ مَالَهُۥ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۖ فَمَثَلُهُۥ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَأَصَابَهُۥ وَابِلٌ فَتَرَكَهُۥ صَلْدًا ۖ لَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍ مِّمَّا كَسَبُوا۟ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْكَٰفِرِينَ
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir,"(QS. Al-Baqarah : 264)
Baca juga: Inilah Waktu Terbaik Bersedekah yang Memiliki Pahala Terbesar
Lantas perkara-perkara apa saja yang harus diketahui tentang sedekah ini? Dalam buku "Sedekah Sunnah', Syaikh Muhammad bin Ibrahim at-Tuwayjiry, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bersedekah. Berikut di antaranya:
1. Ikhlas
Sedekah harus ikhlas karena Allah Ta'ala, tidak dimasuki dan dicampuri riya dan sum’ah (ingin dipuji orang) Dari Umar bin Khattab radhiyallahu'anhu dia berkata, "Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
'Sesungguhnya setiap amal disertai niat, dan seseorang itu hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya.'" (HR Bukhari dan Muslim)
2. Berasal dari harta yang halal dan baik
Lihat Juga :