Maulid Nabi: Kisah Pilu saat Bunda Aminah Wafat Sepulang Ziarah dari Madinah

Kamis, 06 Oktober 2022 - 13:35 WIB
Menurut Haekal, barangkali juga ibunya pernah menceritakan dengan panjang lebar tentang ayah tercinta itu, yang setelah beberapa waktu tinggal bersama-sama, kemudian meninggal dunia di tengah-tengah pamannya dari pihak ibu.

Sesudah Hijrah, pernah juga Rasulullah menceritakan kepada sahabat-sahabatnya kisah perjalanannya yang pertama ke Madinah dengan ibunya itu. Kisah yang penuh cinta pada Madinah, kisah yang penuh duka pada orang yang ditinggalkan keluarganya.

Sesudah cukup sebulan mereka tinggal di Madinah, Bunda Aminah sudah bersiap-siap akan pulang. Beliau dan rombongan kembali pulang dengan dua ekor unta yang membawa mereka dari Mekkah. Tetapi di tengah perjalanan, ketika mereka sampai di Abwa', ibunda Aminah menderita sakit, yang kemudian meninggal dan dikuburkan pula di tempat itu.

Sayyidina Muhammad melihat sendiri di hadapannya, sang bunda pergi untuk tidak kembali lagi, seperti ayah dulu. Tubuh yang masih kecil itu kini dibiarkan memikul beban hidup yang berat, sebagai yatim-piatu.

Oleh Umm Aiman, beliau dibawa pulang ke Mekkah. Beliau pulang dengan dengan tangis dan hati yang pilu. Beliau merasakan hidup yang makin sunyi.

Baca juga: Arasy Allah Taala Bergetar saat Nabi Muhammad SAW Lahir

Kakek Abdul-Muthalib memang sangat mencintainya. Tetapi sungguhpun begitu, kenangan sedih sebagai anak yatim-piatu itu bekasnya masih mendalam sekali dalam jiwanya sehingga di dalam Qur'anpun disebutkan, ketika Allah mengingatkan Nabi akan nikmat yang dianugerahkan kepadanya itu:

اَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيۡمًا فَاٰوٰى

وَوَجَدَكَ ضَآ لًّا فَهَدٰى

"Bukankah engkau dalam keadaan yatim-piatu? Lalu diadakanNya orang yang akan melindungimu? Dan menemukan kau kehilangan pedoman, lalu ditunjukkanNya jalan itu?" (Qur'an, 93: 6-7)

Abdul Muthalib Wafat

Kenangan yang memilukan hati ini barangkali akan terasa agak meringankan juga sedikit, sekiranya Kakek Abdul-Muthalib masih dapat hidup lebih lama lagi. Tetapi orang tua itu juga meninggal, dalam usia 80 tahun. Sedangkan Sayyidina Muhammad waktu itu baru berumur delapan tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!